Firli Kembali Dilaporkan ke Dewas, Kali Ini Soal Penggunaan Helikopter

Firli Kembali Dilaporkan ke Dewas, Kali Ini Soal Penggunaan Helikopter

Firli Kembali Dilaporkan ke Dewas, Kali Ini Soal Penggunaan Helikopter

JawaPos. com – Masyarakat Anti Manipulasi Indonesia (MAKI) kembali melaporkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK, terkait dugaan pelanggaran nilai. Laporan kali ini menyangkut telaahan gaya hidup mewah jenderal petugas bintang tiga itu.

“MAKI telah menyampaikan melalui email kepada Dewas KPK berisi perlombaan dugaan pelanggaran kode etik sebab Firli atas penggunaan helikopter mewah untuk perjalanan dari Palembang ke Baturaja (Sumatra Selatan) pada Sabtu, 20 Juni 2020, ” kata Boyamin dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6).

Laporan itu tertuang dalam surat nomor 72/MAKI/VI/2020. Boyamin menuturkan, helikopter yang dimanfaatkan Firli merupakan jenis Helimousine President Air yang juga pernah dimanfaatkan oleh motivator Tung Desem Waringin. Helikopter tersebut milik perusahaan preman dengan kode PK-JTO.

Boyamin menyebut, perjalanan Firli ke Baturaja untuk kepentingan pribadi anak, yakni ziarah makam orang tuanya. Boyamin mengklaim, jarak tempuh daripada Palembang ke Baturaja hanya memerlukan waktu empat jam menggunakan mobil.

“Hal ini bertentangan dengan kode etik pimpinan KPK dilarang bergaya hidup mewah makin dari larangan bermain golf. Pembatasan main golf karena dianggap beraksi hidup mewah telah berlaku sejak tahun 2004 dan masih benar hingga kini, ” beber Boyamin.

Terpisah, dikonfirmasi terkait laporan MAKI, hingga berita tersebut diturunkan, Firli Bahuri belum melayani pesan konfirmasi yang dilayangkan JawaPos. com.

Sebelumnya, MAKI sudah melaporkan Firli ke Dewas KPK karena diduga tidak mematuhi terhadap protokol kesehatan covid-19 saat melakukan kunjungan ke lokasi dengan sama. Dalam sebuah foto, Firli memperlihatkan tidak memakai masker dan jarak yang berdekatan dengan anak-anak.

Namun, Firli menetapkan dirinya telah taat aturan secara menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Firli menegaskan, dirinya memakai elektronik kedok yang dijepitkan diantara lobang indra.

Namun, Firli tidak menampik dia sempat tak menggunakan masker saat menemui anak-anak di Baturaja Kabupaten OKU. Dia menyebut, hal itu dilakukan saat hendak menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Dalam perjalanan saya memakai masker dan ada saat kami buka masker. Masker saya menyimpan untuk beberapa saat, itu karena saya hendak menyanyikan lagu Indonesia raya bersama anak-anak sekitar, di dalam beberapa saat tapi untuk masker e-mask dan masker yang aku pasang di hidung tetap terpatok, ” cetus Firli, Senin (22/6).

BUMN Rombak Jajaran Direksi Pelindo I

BUMN Rombak Jajaran Direksi Pelindo I

JawaPos. com – Kementerian Badan Jalan Milik Negara (BUMM) merombak rentetan Direksi PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pelindo I, dalam Jakarta, Senin (22/6). SVP Tata usaha Perusahaan Pelindo I Imron Eryandy mengatakan, pergantian pejabat baik itu promosi maupun rotasi suatu kongsi atau instansi adalah suatu perkara yang bisa kapan saja terjadi.

“Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham perseroan mempunyai kekuasaan untuk melakukan pergantian lapisan Direksi maupun Komisaris Pelindo I. Kami mengucapkan terima kasih arah dedikasi dan sumbangsih yang diberikan selama bertugas memangku jabatan Pengurus kepada jajaran Direksi Pelindo I sebelumnya, ” katanya dilansir lantaran Antara, Selasa (23/6).

Kepada jajaran Direksi yang baru, dia berpesan untuk bisa mengemban amanah dengan memberikan yang terbaik bagi kemajuan perusahaan. Perubahan lapisan jajaran Direksi Pelindo I tersebut berdasarkan SK Nomor. SK-213/MBU/06/2020.

Dalam RUPS, Kementerian BUMN mengangkat Dani Rusli Utama jadi Direktur Utama Pelindo I. Sebelumnya, Dani menjabat sebagai Direktur Metode Pelindo II.

Kemudian, Henry Naldi sebagai Direktur SDM dan Umum Pelindo I dengan sebelumnya menjabat sebagai SVP Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pelindo I. Ridwan Sani Siregar diangkat jadi Direktur Operasional dan Komersial.

Sebelumnya, Ridwan menjabat sebagai Direktur Utama PT Prima Terminal Petikemas yang merupakan anak perusahaan Pelindo I. Henri Panggabean diangkat sebagai Direktur Keuangan Pelindo I.

Sebelumnya, dia menjabat sebagai Senior Manager Treasury and Corporate Finance Pelindo II. Sementara itu, Prasetyo diangkat sebagai Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis.

Sebelumnya, Prasetyo menjabat jadi Head of Strategic Planning and Corporate Performance Bureau Pelindo III. Terakhir, Hosadi Apriza Putra diangkat sebagai Direktur Teknik.

Sementara itu, jajaran Komisaris Pelindo I meliputi Achmad Djamaludin sebagai Komisaris Utama, Arman Depari & Winata Supriatna sebagai komisaris. Namun Komisaris Independen dijabat oleh Herbert Timbo Parluhutan Siahaan, Ahmad Hero Mulia Tarigan, dan Irma Suryani Chaniago.

Pembagian Penjualan Tanah Jadi Motif Penyerbuan John Kei

Pembagian Penjualan Tanah Jadi Motif Penyerbuan John Kei

JawaPos. com – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menyebut penyerbuan yang dilakukan kelompok John Kei bermotifkan masalah keluarga. Sasarannya sendiri merupakan kelompok Nus Kei yang masih memiliki ikatan keluarga dengan John Kei.

Nana mengatakan, John Kei merasa dikhianati oleh Nus Kei. Karena hasil penjualan tanah dianggap tidak sebati kedepakatan awal. Berawal alasan itu, John Kei pun memutuskan buat menyerang kelompok Nus Kei.

“Motif ini bisa dikatakan sesama keluarga dilandasi permasalahan karakter antara John Kei dan Nus Kei terkait adanya ketidakpuasan penggolongan uang hasil penjualan tanah, ” kata Nana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6).

Nana mengatakan, antara John Kei dan Nus Kei kendati tidak menemui titik terang terkait masalah tanah tersebut. Hingga alhasil terjadi saling ancam oleh keduanya melalui telepon genggam, dan berujung penyerangan pada Minggu (22/6).

Kelompok John Kei jalan targetnya secara acak dengan bahan utama Nus Kei. Namun, seluruh anggota kelompok Nus Kei serupa dianggap halal untuk disreang.

“Jadi John Kei memiliki anak buah, Nus Kei pula punya anak buah. Ini (korban) dianggap merupakan kelompok Nus Kei, ” jelas Nana.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana masa menunjukan barang bukti kasus penyerbuan kelompok John Kei ke Nus Kei. (sabik Aji Taufan/ JawaPos. com)

Sebelumnya, keributan terjadi di Green Lake City, Kota Tangerang, Banten dalam Minggu (21/6). Dalam peeistiwa tersebut, terdengar pula suara tembakan. Penjagaan setempat bahkan sempat menutup gerbang perumahan namun, dirusak dengan ditabrak mobil oleh para pelaku.

Pada hari yang sama, tersebar kabar aksi penganiayaan menimpa seorang warga berinisial YC, 45 di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Korban dicegat oleh sekelompok orang saat sedang berkendara. Dia pun langsung dihujani senjata pandai hingga dinyatakan tewas usai dilarikan ke rumah sakit.

Kabid Humas Polda Metro Hebat Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kedua periatiwa tersebut diduga dilakukan oleh kelompok yang sama. Usai dikerjakan pengejaran, polisi berhasil mengamankan 25 orang pada malam harinya.

Salah satu yang diamankan diduga adalah John Refra nama lain John Kei (JK). Seluruhnya diamankan di markas kelompok John Kei di Jalan Titian Indah Utana X, Bekasi, Jawa Barat.

INTERPRETASI JOHN KEI: Suasana penangkapan diduga kelompok John Kei di Perum Titian Indah Blok M, Daerah Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (21/6/2020) malam. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Perlu diketahui, nama John Kei dalam kalangan publik memang sudah tidak asing. John Kei disebut-sebut jadi mafia dan disandingkan dengan Hercules yang menguasai dunia hitam ibu kota. Bisnis jasa penagihan hutang menyeretnya ke beberapa kasus norma.

Terakhir, John Kei mendekam di penjara atas peristiwa pembunuhan Tan Harry Tantono nama lain Ayung, 45. Atas keterlibatannya di dalam pembunuhan Ayung, John Kei dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan divonis penjara selama 12 tahun pada akhir 2012.

Vonis tersebut bertambah ringan dibandingkan dengan tuntutan jaksa penuntut umum, yakni pidana 14 tahun. Pada 29 Juli 2013, Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan hukuman yang lebih berat kepada John Kei dari 12 tahun menjadi 16 tahun penjara. Sehingga di 2014, John Kei dipindah daripada Rumah Tahanan Negara Salemba Jakarta ke Lapas Permisan Nusakambangan.

Walaupun belum mendekam selama 12 tahun, John Kei dinyatakan bebas bersyarat pada 26 Desember 2019. Keputusan bebas bersyarat berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor Pas-1502. PK. 01. 04. 06 Tahun 2019 tanggal 23 Desember 2019.

John Kei mendapat mutlak remisi 36 bulan 30 keadaan dan bisa bebas pada 31 Maret 2025. Setelah memenuhi persyaratan, Jhon Kei diberikan bebas bersyarat pada 26 Desember 2019. “Kalau dia melakukan kesalahan lagi tulisan keputusan pembebasan bersyarat akan ditarik dan yang bersangkutan akan melaksanakan sisa pidananya di dalam Lapas kembali, ” kata Kepala Periode Humas dan Protokol Ditjen PAS, Rika Aprianti kepada JawaPos. com, Senin (22/6).

Pra memberikan bebas bersyarat, kata Rika, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada Jhon Kei agar tidak kembali melakukan kesalahan. Surat keputusan penyelamatan tersebut akan ditarik dan kudu kembali menjalani masa pidananya. “Sebelum dia menjalankan pembebasan bersyarat sudah dijelaskan konsekuensinya, termasuk aturan-aturan yang harus dia ikuti, ” urai Rika.

Saksikan video menarik berikut ini:

Data HK

Belum Latihan, Pemain Asing Persebaya Tak Buru-Buru Balik ke Surabaya

Belum Latihan, Pemain Asing Persebaya Tak Buru-Buru Balik ke Surabaya

JawaPos. com – Liga 1 musim 2020 kembali bergulir September mendatang. Tapi, tiga pemain ganjil Persebaya Surabaya masih berada di negara asalnya. Mahmoud Eid, Aryn Williams, dan David da Silva meninggalkan Surabaya sejak April berantakan.

Lantas, kapan itu kembali ke Surabaya? ’’Saya pula belum bisa memastikan. Lagi juga, kondisi (pandemi) juga masih laksana ini, ’’ kata pelatih Persebaya Aji Santoso saat dihubungi Jawa Pos. Pelatih 50 tahun tersebut tak mau buru-buru meminta pemainnya kembali. Toh, sampai saat tersebut, belum ada kepastian kapan pelajaran kembali digelar.

Persebaya Surabaya

Soal latihan, keputusan tak hanya ada di tangan Aji. ’’Saya juga harus komunikasi bertambah dulu dengan pihak manajemen. Menunggui arahan seperti apa, ’’ tambah bapak lima anak tersebut. Meski sudah ada kepastian kompetisi kembali digulirkan September nanti, menggelar pelajaran kudu dipertimbangkan masak-masak. Apalagi, Surabaya masuk zona merah Covid-19.

Meski begitu, Mahmoud Eid menyambut baik kepastian bergulirnya kembali Liga 1 2020. Apalagi, daripada awal, pemain berdarah Palestina tersebut memang ingin kompetisi dilanjutkan. Maklum, sebagai debutan di Liga 1, dia punya hasrat cukup agung bersama Persebaya. ’’Saya ingin menyusun bangga suporter dengan memberi mereka gelar juara (Liga 1), ’’ terang pemain 26 tahun tersebut kepada Jawa Pos.

Hanya, dia masih menunggu keyakinan dari pihak manajemen soal kapan harus kembali ke Surabaya. Teristimewa pula, bukan hanya pemain aneh yang meninggalkan Surabaya. Pemain lokal juga demikian. Hanya ada Patrich Wanggai, Oktafianus Fernando, serta angkatan asing Makan Konate yang tersedia di Surabaya. Sama dengan pemeran asing, pemain lokal belum tahu kapan harus kembali ke Surabaya.

Meski tidak berada di Surabaya, para pemain tentu berlatih secara mandiri. Mahmoud bahkan masih rutin berlatih dengan bekas klubnya, Nykopings BIS. ’’Saya kudu berlatih untuk menjaga kondisi agar tetap bagus, ’’ ucap pemain kelahiran 26 Juni 1993 tersebut.

Dalam satu minggu, dia bisa berlatih sampai 4 kali dengan Nykopings BIS. ’’Saya juga berlatih sendirian di gym dua kali dalam sepekan, ’’ imbuhnya.

Sejauh tersebut, kondisi pemain masih terus dipantau tim pelatih. Memang, pemain rutin melakukan latihan individu. Tapi, bagi Rendi Irwan, latihan tersebut tidak bisa membuat kondisi pemain oleh karena itu maksimal. Jika kompetisi kembali dimulai, Rendi berharap latihan bersama awak bisa segera dilakukan. ’’Karena kami sudah lama tidak latihan di lapangan, ’’ jelas pemain sah Klagen, Sukodono, Sidoarjo, tersebut.

Data HK

Cegah Perang, Prajurit TNI Hadang Tank Israel di Perbatasan Lebanon

Cegah Perang, Prajurit TNI Hadang Tank Israel di Perbatasan Lebanon

Data SGP – Prajurit TNI kembali me bangsa. Kali ini Kontingen Garuda XXIII-N yang bertugas di Blue Line berhasil mencegah terjadinya perang antara militer Israel dan Lebanon.

Komandan PMPP TNI Mayor Jenderal TNI Victor Hasudungan Simatupang mengatakan, peristiwa ini berlaku pada 2 Juni 2020. Masa itu militer Israel menggunakan tank telah menerobos masuk area Blue Line dengan merusak kawat berduri pembatas negara.

Tatkala itu, di lain pihak, prajurit Lebanon pun telah bersiaga dengan misil penghancur tank. Sebagai pembela area netral yang ditugaskan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), TNI biar berusaha mencegah adanya kontak senjata antar kedua pihak.

“Tentara garuda kita yang pada Lebanon di daerah Blue Line sana menghadang pertikaian antara tentara Lebanon dan tentara Israel, ” kata Victor saat dihubungi, Sabtu (20/6).

Pergerakan tentara kedua negara tersebut telah diantisipasi oleh TNI berdasarkan informasi intelijen. TNI kemudian langsung bersiaga memakai APC Anoa.

“Beberapa anggota kita yang dipimpin sebab Komandan Kompi A itu mendatangkan pemisahan akan terjadinya pertempuran jarang Israel dan Lebanon, ” tambahnya.

Ketegangan antara Israel dan Lebanon pun berlangsung lulus lama. TNI baru berhasil mengambil mundur kedua belah pihak setelah mengibarkan bendera PBB, yang membuktikan Blue Line adalah kawasan netral. Sekitar pukul 16. 00 masa setempat kedua belah pihak biar meningggalkan area tersebut.

Victor menyebut, peristiwa semacam ini bukan kali pertama yang dihadapi oleh Kontingen Garuda. Tentara Israel sudah berulang kali berusaha menghunjam ke wilayah Lebanon dan membuat terjadinya kontak senjata.

“Jadi tahun lalu juga tersedia yang semacam ini. Jadi lazimnya tentara Israel itu menakut-nakuti prajurit Lebanon dengan tujuanya mungkin mau mencaplok lahan. Jadi kalau Lebanon lengah ya lahannya dicaplok, ” pungkas Victor.
Pengeluaran HK

Inggris, Saudi, dan Pakistan Mulai Pakai Dexamethasone

Inggris, Saudi, dan Pakistan Mulai Pakai Dexamethasone

Keluaran SGP – Khasiat dexamethasone baru diungkap kira-kira hari. Meski begitu, beberapa negara sudah menyatakan diri siap menjadikannya sebagai obat untuk pasien Covid-19. Namun, di Indonesia efektivitas obat itu terhadap Covid-19 masih dibahas.

Arab Saudi, Pakistan, dan Inggris adalah tiga negara yang saat ini sudah meyakinkan akan memakai obat tersebut.

Mereka berharap obat melimpah yang banyak di pasaran tersebut benar-benar mampu menekan angka janji akibat Covid-19. Universitas Oxford, Inggris, mengungkap efektivitas penggunaan dexamethasone pada Selasa (16/6). Inggris tentu sekadar langsung memastikan memakai saat tersebut juga. Hanya berselang sehari, Arab Saudi melakukan hal serupa. Departemen Kesehatan Arab Saudi setuju penggunaan obat jenis steroid tersebut buat pasien yang menjalani perawatan di ICU dan pasien yang telah memakai bantuan oksigen.

’’Penggunaan dexamethasone itu akan dilakukan mulai pekan ini, ’’ Demikian bunyi pernyataan Kementerian Kesehatan Arab Saudi seperti dikutip Saudi Press Agency . Pemerintah Arab Saudi memang harus lekas menemukan jalan keluar untuk memulihkan para pasien secepatnya. Sebab, kejadian di negara tersebut terus melonjak. Hingga Rabu (17/6) penularan harian sudah mencapai 4. 919 urusan. Kemarin (18/6) total kasus dalam Saudi mencapai 145. 991 serta korban meninggal 1. 139 karakter.

Sejalan dengan Saudi, Pakistan memilih untuk mencoba memakai dexamethasone. Selama ini negara itu lebih banyak memakai Avifavir produk Rusia. ’’Ini (dexamethasone, Red) adalah obat anti peradangan yang telah lama ada serta murah serta kami punya beberapa produsennya dalam Pakistan, ’’ ujar Menteri Kesehatan tubuh Pakistan Zafar Mirza.

Stok dexamethasone di negara tersebut lebih dari cukup untuk memasukkannya sebagai obat standar perawatan pasien Covid-19. Obat tersebut tidak bakal diberikan kepada pasien dengan petunjuk ringan hingga sedang. Pemerintah serupa melarang penduduk membeli serta menggunakan obat tersebut sendiri tanpa petunjuk dokter.

Berdasar penelitian, dexamethasone bisa mengurangi angka maut sekitar 35 persen pada pasien yang memakai ventilator. Sedangkan buat yang membutuhkan oksigen tambahan, obat itu bisa memangkas kematian maka 20 persen. Harganya yang gampang juga menjadi poin plus untuk negara kelas menengah seperti Pakistan.

Dexamethasone dipakai buat mengurangi inflamasi sejak 1960-an. Ia juga dipakai untuk obat kanker jenis tertentu. Dexamethasone masuk daftar obat penting versi WHO semenjak 1977. Obat tersebut tersedia di sebagian besar negara di dunia dengan harga yang relatif murah.

Sementara itu, Inggris langsung meningkatkan stok dexamethasone. Mereka juga tengah memesan 240 ribu dosis sebagai tambahan. Pengobatan secara dexamethasone akan dipakai Lembaga Kesehatan tubuh Nasional (NHS) sebagai standar modus perawatan pasien Covid-19 di Inggris. ’’Obat ini bisa segera dimanfaatkan di seluruh dunia untuk menyelamatkan nyawa pasien, ’’ ujar Kepala Penasihat Sains Inggris Sir Patrick Vallance.

Perusahaan-perusahaan farmasi juga mulai melirik obat tersebut untuk diproduksi masal. Salah satunya Cipla yang berbasis di India. Ia adalah salah satu kongsi obat generik yang terbesar pada dunia. ’’Kami membuat tetes serampangan dexamethasone dan kami akan cepat membuat tablet obat tersebut untuk India, ’’ terang Chairman Cipla Yusuf Hamied seperti dikutip Financial Times . Hikma Pharmaceuticals juga menyatakan bahwa seruan dexamethasone ke perusahaannya melonjak cendekia sejak penelitian di Inggris itu diungkap ke publik. Hal sejenis dialami EMS, perusahaan obat pokok Brasil.

Sementara tersebut, para ahli di Indonesia masih membahas kegunaan dan dampak obat tersebut. Ketua Satgas Covid-19 PB IDI Prof Zubairi Djoerban SpPD menyatakan, dalam riset yang dilakukan peneliti Inggris, ada dua peristiwa yang dapat dipetik. Pertama, penerapan klorokuin (chloroquine) yang selama itu diberikan kepada pasien Covid-19 ternyata tidak efektif. Sedangkan dexamethasone dinyatakan bermanfaat bagi pasien Covid-19. ”Dalam laporan riset itu, penggunaan dexamethasone hanya sepuluh hari, ” ungkapnya.

Zubairi mengaku akrab dengan obat tersebut. Sebab, ahli penyakit di dalam itu sering menggunakan obat itu untuk penyakit autoimun. Berdasar pengalamannya, obat itu aman dikonsumsi selama dalam pantauan dokter. ”Kalau tersedia efek samping, semua obat tentu ada. Namun bisa diminimalkan, ” ujarnya. Dexamethasone, jelas Zubairi, merupakan jenis obat G atau kritis. Karena itu, pasien tidak dapat membeli dan mengonsumsi obat itu dengan sembarangan. Namun, dia tak memungkiri, bisa saja obat itu diperoleh dengan mudah.

Plt Ketua Program Studi Farmasi Klinik dan Komunitas Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung Neng Fisheri Kurniati mengungkapkan, hingga saat tersebut pihaknya belum menerima laporan sempurna tentang riwayat penggunaan obat dexamethasone pada pasien Covid-19. Terutama anak obat dengan gejala gangguan pernapasan mengandung.

Dari berbagai tulisan yang beredar, kata Neng, dexamethasone dapat mengurangi hiperinflamasi yang dipicu sistem imun seseorang saat tubuhnya berperang melawan virus. Hiperinflamasi inilah yang mengakibatkan gangguan pernapasan dalam pasien Covid-19 kategori sedang dan berat. Namun, efek dexamethasone itu tidak terlihat pada pasien skala ringan.

”Dugaan sementara kami, mekanisme dari dexamethasone tersebut adalah menurunkan reaksi hiperinflamasi dengan terjadi pada pasien Covid-19 berat, ” jelasnya. Namun, obat tersebut juga mengandung efek samping dalam tubuh. Efek samping yang dihasilkan adalah mual, muntah, kegemukan, osteoporosis, meningkatnya kadar gula darah, meningkatnya tekanan darah, katarak, gangguan mood, dan sebagainya.

Pengaruh samping itu sifatnya ada yang parsial menghilang ketika obat dihentikan. Namun, ada pula yang menetap. Artinya, tidak dapat hilang meskipun obat dihentikan seperti efek tepi pada kardiovaskuler, mata, dan terampil.

Neng mengatakan, secara umum, pengobatan suatu penyakit dipandang dari benefit (risk-ratio)-nya. Jika benefitnya lebih besar daripada risikonya, obat dapat digunakan, begitu juga sebaliknya. Pada pasien Covid-19 berat, khasiat penggunaan dexamethasone lebih besar karena mampu mengurangi kematian. ”Namun, sungguh bijaksana jika kita menunggu full report dari studi ini untuk mengetahui lebih jelas kebermanfaatannya pada penanganan pasien Covid-19, ” tuturnya.

Saksikan gambar menarik berikut ini:

Tak Pakai Jalur yang Disediakan, Pesepeda Bisa Ditilang

Tak Pakai Jalur yang Disediakan, Pesepeda Bisa Ditilang

JawaPos. com – Eksekutif Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo meminta pengguna sepeda agar lestari berada di jalur sepeda dengan telah disediakan. Sebab, ada hukuman pidana dan denda bagi awak yang melanggar.

“Para pemakai sepeda yang tidak gunakan jalur sepeda yang sudah disediakan, artinya kalau di jalan itu ada jalur sepeda kemudian tak dipakai, itu kita ada ancaman hukumannya, ” kata Sambodo pada Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (18/6).

Sambodo menjelaskan, sanksi tersebut telah tertuang pada Pasal 299 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lin dan Angkutan Jalan (LLAJ). Hukuman yang diberikan berupa kurungan penhara 15 hari atau denda Rp 100 ribu.

Petugas hanya membolehkan pesepeda menggunakan ustaz raya apabila di ruas timah yang dilewati tidak tersedia sabuk sepeda. “Jadi sebetulnya kalau ada nanti setelah kita sosialisasi serta sampaikan ini masih ada pesepeda yang bandel tidak mengerti urat sepeda, padahal di jam-jam tersebut ada jalur sepeda bisa sekadar kita kenakan tilang, ” nyata Sambodo.

Kendati demikian, sanksi tilang ini belum diberlakukan. Polisi masih melakukan sosialisasi terlebih dahulu. “Ya kita lihat lah seminggu ini. Selama seminggu itu kita arahkan untuk pesedepa menyelundup ke jalur, ” pungkas Sambodo.

Saksikan video menarik berikut ini:

Itu Bocoran Wujud MPV Terbaru Wuling yang Meluncur Akhir Juli 2020

Itu Bocoran Wujud MPV Terbaru Wuling yang Meluncur Akhir Juli 2020

JawaPos. com – Belum lama gambar sketsa dari produk baru Wuling bocor, kini sudah beredar gambar teaser yang lebih jelas beredar di dunia imajiner. Rupanya ini sebuah pancingan biar konsumen tak penasaran bagaimana wujud sebuah MPV terbaru buatan SAIC-GM-Wuling.

Disinyalir MPV terbaru dari Wuling bernama Victory, bila melihat dari desainnya, model pertama ini tampil lebih sporty serta elegan bila dibandingkan dengan Cortez maupun Almaz. Seperti dilansir daripada laman GM Authority diungkapkan kalau Wuling akan meluncurkan MPV jalan terbarunya saat ajang Chengdu Motor Show 2020, di akhir Juli nanti.

MPV terbaru garapan pabrik asal Tiongkok tersebut akan menjadi sebuah jawaban hendak kebutuhan konsumen di era sekarang. Victory menyuguhkan gaya modern, dengan garis tegas yang menunjukkan tanda unik dan berbeda dengan semua model yang dijual Wuling selama ini.

Tampilan depannya mempunyai desain gril cukup besar berbentuk heksagonal dengan tiga batang horizontal tipis. Sementara pada kadar keempat dari bawah lebih tebal menjadi tempat diletakkannya logo baru Wuling.

Bagian belakang terlihat dengan desain baru yang lebih elegen sebagi MPV Wuling. (dok. GM Authority)

Pada mobil ini sudah menggunakan logo global lima berlian warna perak terbaru yang kini terlihat mendominasi. Mendekati kepakan sayap lebar burung elang. Kluster lampu depan yang tajam dan tipis, sedangkan lampu redup LED bergaya desain seperti tanda serigala, sedangkan desain bumper pendahuluan bergaya agresif.

Di bagian belakang, tampilan lampu yang menjulur horisontal senanda dengan depan yaitu sipit dan memanjang. Desian wujud lampu ini menonjol, sehingga menjelma sesuatu penanda kebaruan di etiket desain model buatan pabrikan tersebut.

Meskipun wujud produksinya sudah mulai diperlihatkan, akan namun pihak Wuling belum memberikan fakta terkait interior dan mesin dengan akan digunakan pada mobil terbaru ini. Disinyalir nanti Wuling hendak membenamkan mesin 1. 5 liter Turbo DOHC sebagaimana yang disematkan pada Cortez.

Pasien Positif Covid-19 di Sidoarjo 986 Orang

Pasien Positif Covid-19 di Sidoarjo 986 Orang

JawaPos. com –Jumlah pasien positif Covid-19 di Sidoarjo, Jawa Timur, mencapai 986 orang setelah pada Senin (15/6) ada penambahan lagi 29 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman seperti dilansir dari Antara mengatakan, masih ditemukan kasus baru pasien positif Covid-19. Penambahan sebanyak 29 orang itu di antaranya di Kecamatan Sidoarjo dua  orang, Buduran satu orang, Candi tiga orang, Gedangan dua orang, Porong satu orang, Taman empat orang, Wonoayu dua orang, dan Tulangan dua orang. Selain itu, Kecamatan Krian tiga orang, Prambon satu orang, Sedati dua orang, Waru empat orang, dan Balongbendo dua orang.
”Untuk pasien sembuh pada Senin (15/6) lumayan banyak mencapai 26 orang sehingga jumlah totalnya sekarang mencapai 150 orang pasien sembuh, ” kata Syaf Satriawarman.

Penambahan konfirm meninggal, kata dia, ada dua orang berasal dari Kecamatan Tulangan dan Kecamatan Sedati. Untuk kasus orang dalam pemantauan bertambah 17 orang menjadi 1. 248 orang dan pasien dalam pengawasan sebanyak 593 orang.

Wakil Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidoarjo Kombespol Sumardji menambahkan, pihaknya telah menyalurkan jamu herbal untuk masyarakat yang terpapar virus korona jenis baru itu. ”Jamu herbal yang disalurkan itu merupakan bantuan dari Kapolda Jawa Timur. Jamu herbal itu diharapkan bisa membantu meningkatkan imun masyarakat sehingga tidak mudah sakit, ” ucap SUmardji.

Sementara itu, kasus baru pasien positif Covid-19 di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, melonjak tajam. Senin (15/6) tercatat tertinggi selama pandemi Covid-19 berlangsung dengan total tambahan sebanyak 38 orang. Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik Saifudin Ghozali mengatakan, tingginya tambahan positif  Covid-19 itu sesuai prediksi. Sebab, pihaknya melakukan tes masal secara masif kepada beberapa pasien yang berstatus dalam pengawasan.

Selain itu, kata dia, tingginya penambahan kasus bertujuan untuk menyelesaikan klaster besar jilid II, seperti Klaster Surabaya, Sidowungu, Sampoerna, dan Pabean. ”Lonjakan kasus juga untuk menyelesaikan klaster baru, yaitu klaster Pasar Gresik dan Pasar Benjeng, ” kata Saifudin Ghozali.

Selama pandemi berlangsung, di Gresik penambahan kasus positif tertinggi hanya sampai 19 pasien dan itu terjadi pada Selasa (9/6). ”Untuk Senin (15/6), tambahan positif sebanyak 38 orang. Mereka berasal dari klaster Surabaya 7 orang, klaster Pasar Gresik/Krempyeng 1 orang, klaster Pasar Benjeng 14 orang, klaster Pasar Pabean 6 orang, dan klaster Sampoerna 3 orang. Sebanyak 7 pasien klasternya masih dalam pendalaman Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik, ” terang Saifudin Ghozali.

Saksikan video menarik berikut ini:

Terang Ini, Kedua Penyerang Novel Baswedan Sampaikan Nota Pembelaan

Terang Ini, Kedua Penyerang Novel Baswedan Sampaikan Nota Pembelaan

JawaPos. com –   Dua terdakwa penyiraman air berlelah-lelah terhadap Novel Baswedan, Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis bakal menjalani sidang dengan agenda pengajian nota pembelaan atau pledoi pada Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (15/6). Kedua terdakwa rencananya akan hadir di persidangan.

“Agenda pembacaan pledoi oleh tersangka RB dan RK. Kedua terdakwa hadir secara fisik di persidangan, ” kata Humas PN Jakarta Utara, Djuyamto dikonfirmasi, Senin (15/6).

Masyarakat yang ingin memantau jalannya proses persidangan sanggup melihat melalui kanal YouTube PN Jakarta Utara. “Rencananya pukul 14. 00 WIB, ” jelas Djuyamto.

Sebelumnya, terdakwa urusan penyiraman air keras terhadap pemeriksa senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, Ronny Bugis & Rahmat Kadir Mahulette dituntut mulia tahun pidana penjara. Jaksa menghargai, Ronny dan Rahmat terbukti melaksanakan penganiayaan berat terhadap Novel.

“(Menuntut, Red) Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa dengan hukuman pidana selama satu tahun, ” kata Jaksa Fedrik Adhar membacakan surat tuntutan di Pengadilan Daerah Jakarta Utara, Kamis (11/6).

Dalam pertimbangan Jaksa, peristiwa yang memberatkan Ronny dan Balasan dinilai telah mencederai institusi Polri. Sedangkan hal yang meringankan, keduanya berlaku sopan selama persidangan serta mengabdi di institusi Polri.