Category Archive : News

Denda Rp 250 Ribu Incar Pelanggar Protokol Kesehatan di Surabaya

Denda Rp 250 Ribu Incar Pelanggar Protokol Kesehatan di Surabaya

JawaPos. com – Pemkot Surabaya akhirnya menetapkan besaran denda bagi pelanggar aturan kesehatan (prokes). Nominal hukuman administratif itu cukup besar. Mencapai Rp 250 ribu. Warga yang kerap tidak mengenakan masker kini harus berpikir ulang dan meninggalkan istiadat buruk itu.

Semenjak pekan lalu, pemkot membahas implementasi hukuman denda itu dengan melibatkan sejumlah pakar. Mulai ahli epidemiologi, kesehatan, ekonomi, hingga hukum.

Garis besar regulasi tersebut sejatinya sudah tersusun. Namun, tersedia beberapa poin yang perlu digodok lebih dalam. Di antaranya, berapa besaran denda yang dikenakan. Selain itu, tata cara pembayaran azab.

Nah, kemarin (14/9) pemkot akhirnya mengambil keputusan. Menetapkan nominal denda yang wajib dibayarkan. Jumlahnya mengacu pada aturan negeri pusat dan provinsi.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Irvan Widyanto menjelaskan, selangkah lagi denda bagi pelanggar aturan kesehatan diterapkan. Saat ini pemkot menuntaskan perwali itu. ’’Nominalnya kan sudah ada, ’’ ujarnya.

Besaran denda yang ditetapkan itu sesuai dengan aturan yang sudah diundangkan. Yaitu, Peraturan Gubernur (Pergub) No 53 Tahun 2020. Regulasi tersebut merujuk Instruksi Presiden (Inpres) No 6 Tahun 2020.

Di dalam kebiasaan itu, besaran denda dijelaskan detail. Perorangan yang melanggar protokol kesehatan tubuh dikenai beragam sanksi. Mulai keterangan, teguran, kerja sosial, hingga dam. Nah, nominal denda perorangan Rp 250 ribu.

Buat perusahaan yang tidak patuh protokol kesehatan, sanksi diberikan sesuai famili usaha. Contohnya, usaha mikro dikenai denda Rp 500 ribu, jalan kecil Rp 1 juta, jalan menengah Rp 5 juta, serta usaha skala besar Rp 25 juta.

Bagi karakter usaha yang belum jera, hukuman lebih berat bakal menanti. Yakni, denda yang besarnya dua kali lipat. Nominalnya lebih besar daripada pembayaran sanksi yang pertama.

Berbekal aturan tersebut, pemkot menyusun perwali. Irvan menjelaskan, penentuan besaran denda disesuaikan dengan pergub. ’’Tanpa pertimbangan pakar, ’’ ucapnya.

Lain halnya secara teknis pembayaran denda. Pertimbangan itu membutuhkan pandangan dari pakar kaidah. Tujuannya, menetapkan aturan pembayaran dam agar tidak menabrak aturan.

Irvan menambahkan, pertimbangan adat dari pakar sangat penting. Dalam dalamnya juga diatur tindakan pemkot bagi pelanggar dari luar kota. ’’Nanti ditentukan bagaimana teknis pembalasan denda warga dari luar kota, ’’ jelasnya.

Lantas kapan aturan tersebut diterapkan? Untuk hal itu, pemkot belum bisa memastikan. Sampai saat ini, pembahasan terus berjalan. ’’Secepatnya kami tuntaskan, ’’ tegasnya.

Tengah itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menjelaskan, mas denda bukan poin utama. Namun, dengan aturan itu, pemkot menyilakan warga untuk terus mematuhi prokes. ’’Agar Surabaya kembali hijau, ’’ lanjutnya.

Rencana pemerintah yang akan menerapkan sanksi denda bagi pelanggar prokes mendapat respons positif dari kalangan legislatif. Badan menilai sanksi sosial yang diterapkan selama ini belum bisa menyerahkan efek jera kepada para pelanggar. Karena itu, sanksi denda dianggap sebagai bentuk ketegasan pemerintah untuk menegakkan disiplin.

”Orang disuruh menyapu. Disuruh kerja dalam liponsos atau bahkan nyanyi serta joget. Tidak ada efek jeranya. Kalau denda, beda lagi nanti, ” kata anggota Komisi D DPRD Surabaya Badru Tamam.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah menambahkan, kalender pencegahan Covid-19 tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat selalu harus ikut mendukung. ”Sanksi kompensasi itu bagus karena pasti akan membuat orang berpikir ketika tak memakai masker atau melanggar protokol kesehatan yang lain, ” terangnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Jokowi Bahas Kapasitas RSD Wisma Olahragawan dan Hotel untuk Pasien Covid-19

Jokowi Bahas Kapasitas RSD Wisma Olahragawan dan Hotel untuk Pasien Covid-19

JawaPos. com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah akan menaikkan tempat isolasi bagi para karakter yang tertular virus Korona ataupun Covid-19. Salah satunya di rumah atlet Kemayoran.

“Pemerintah juga terus menambah tempat isolasi Covid-19 yang tanpa gejala serta yang bergejala ringan, ” ujar Jokowi dalam rapat kabinet pada Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9).

Menurut Jokowi, Sendi Sakit Darurat Wisma Atlit Kemayoran saat ini masih banyak dengan kosong. Sehingga masih bisa untuk menampung para pasien yang tertular virus Korona.

“Kita lihat di RS Darurat Wisma Atlit masih kosong bisa menampung 2. 581, masih punya bagian untuk gejala ringan, 858 di tower 6 dan 1. 723 di tower 7. Kemudian flat isolasi mandiri di wisma atlet kemayoran masih tersedia kapasitas 4. 863 di tower 4 serta tower 5, ” katanya.

Oleh sebab itu Jokowi memerintahkan kepada masyarakat untuk mengirimkan bahwa pemerintah akan terus menyediakan tempat isolasi bagi pasien-pasien Covid-19.

“Saya kira tersebut yang perlu terus disampaikan,   ada juga di Balai Pelatihan kesehatan di Ciloto juga 653 orang yang bisa ditampung di situ dan beberapa di balkes, ada di Batam, Semarang, Makassar terus disiapkan‎, ” ungkapnya.

Namun, untuk mengantisipasi, Jokowi juga ini sedang menyiapkan pusat karantina untuk pasien yang begejala ringan. Sehingga ‎si pasien tersebut juga tidak menularkan banyak bagian.

“Pemerintah juga menyiapakan pusat karantina untuk pasien bergejala ringan agar tidak melakukan isolasi mandiri, ini penting, yang berpotensi menularkan kepada keluarga, ” ujar Jokowi.

Karena itu, kata Jokowi, pemerintah juga sudah bekerja sama dengan para pengusaha hotel supaya tempatnya tersebut bisa dijadikan tempat untuk karantina bagi pasien dengan gejala ringan.

“Kita telah bekerjasama dengan hotel bintang 1 dan dua untuk menjadi fasilitas karantina. Itu tolong disampaikan ada 15 hotel bintang 2 dan 3 dalam Jakarta dengan kapasitas 3 ribu, ini kita telah bekerja sesuai dengan grup-grup hotel yang ada, ” katanya.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan pemerintah ‎memastikan ketersediaan tempat tidur dan ICU di RS rujukan. Kemudian buat kasus-kasus yang berat Jokowi meminta kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto   segera melakukan audit dan koreksi mengenai protokol ketenteraman untuk tenaga kesehatan dan penderita di seluruh RS.

“Sehingga RS menjad betul menjelma tempat yang aman dan tidak menjadi klaster penyebaran Covid, ” pungkasnya.

Ketua WP KPK Siap Hadir di Agenda Vonis Sidang Etik

Ketua WP KPK Siap Hadir di Agenda Vonis Sidang Etik

JawaPos. com – Dewan Pengawas KPK menjadikan sidang putusan atas dugaan pelanggaran kode etik terhadap aparat antirasuah pada Selasa (15/9). Sidang tersebut menentukan nasib dari Ketua Medan Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo.

Yudi Purnomo yang sudah mendapat seruan dari Dewas KPK pun menguatkan siap hadir pada sidang tersebut. Adapun sidang itu digelar dalam Gedung ACLC KPK, pukul 09. 00.

“Benar, beta sudah mendapatkan undangan dari Dewas KPK untuk menghadiri sidang putusan etik terhadap saya pada keadaan Selasa tanggal 15 September 2020 jam 09: 00 pagi berdiam di Gedung ACLC KPK, Ulama HR Rasuna Said Kav C-1, Jakarta Selatan, ” kata Yudi dalam keterangannya, Minggu (13/9).

Sebelumnya Yudi sudah mengikuti persidangan secara tertutup. Dalam sidang itu pun sejumlah saksi & ahli pun sudah dihadirkan.

Baca juga: WP KPK Tegaskan Plt Dumas Tak Melanggar Etik di dalam Kinerjanya

“Saya jadi hadir untuk mendengarkan putusan pandangan hidup yang bermula dari laporan pada saya ketika saya berjuang untuk membela penyidik KPK asal kepolisian yaitu Kompol Rossa Purbo Bekti agar tetap bisa bekerja dalam KPK, ” tegas Yudi.

Yudi diduga menyebarkan keterangan tidak benar. Yudi diduga mengabaikan kode etik dan pedoman temperamen “Integritas” pada Pasal 4 bagian (1) huruf o Peraturan Balai Pengawas KPK Nomor 02 Tarikh 2020.

Sidang vonis terhadap Yudi bersamaan dengan Kepala KPK Firli Bahuri. Hal tersebut sebelumnya dibenarkan oleh Anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris.

Baca juga: WP KPK: Rossa Diberhentikan Tak Sesuai Prosedur

Syamsuddin Haris mengatakan, rencananya sidang putusan akan digelar pada Selasa, (15/9) pekan depan. Sidang putusan bersemangat terbuka dan dapat diketahui jemaah.

“Sudah selesai, status sidang putusan, selasa tgl 15 september jam 11. 00, ” kata Syamsuddin dikonfirmasi, Selasa (8/9).

Syamsuddin memastikan, sidang putusan dugaan gaya hidup kaya terkait penggunaan helikopter milik perusahaan swasta oleh Firli akan digelar terbuka. Sebab, selama proses penelitian saksi, sidang tersebut digelar mati. “Ya sidang putusan bersifat terbuka, ” pungkas Syamsuddin.

Saksikan video menarik berikut tersebut:

Inspeksi Pemkot Bogor, Bima Arya: Kebanyakan Warga Tak Paham Covid-19

Inspeksi Pemkot Bogor, Bima Arya: Kebanyakan Warga Tak Paham Covid-19

JawaPos. com – Wali Kota Bogor Bima Arya mengungkap fakta mengejutkan terkait kondisi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Pemkot Bogor bersama-sama lembaga terkait, mendapatkan hasil kebanyakan warga tidak paham terkait Covid-19. Surver diketahui dilakukan kepada 21 ribu responden yang tersebar merembet di wilayah Kota Bogor.

“Mayoritas nggak paham apa itu Covid. Mayoritas warga merasa jauh dari Covid, (merasa) kecil kemungkinan terpapar, ” kata Bima dalam diskusi bertajuk ‘PSBB Sedang? ’, Sabtu (12/9).

Dari seluruh responden tersebut, 19 persen bahkan percaya dengan teori konspirasi Covid-19. Sedangkan 29 persen mengaku tidak percaya. “Dan 50 persen bingung bisa iya (percaya konspirasi), bisa enggak, ” jelas Bima.

Dalam survei ini juga didapati data kalau 90 persen warga terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. 40 obat jerih di antaranya bahkan kehilangan order.

Dari data itu, Bima menyimpulkan bahwa dampak pandemi kepada masyarakat sangat besar. Namun edukasi kepada warga sangat kecil. Dengan begitu, kebijakan lockdown minus memperhatikan ekonomi warga dianggap sangat tidak bijak.

“Kita belajar dari PSBB yang telah dilakukan beberapa bulan lalu. Utama personel harus kuat, satpol PP kita nggak sampai 200, TNI-Polri mampu atau enggak, ” cakap Bima.

“Keduanya, awak yang dipaksa di rumah kita bantu ekonominya bagaimana, APBD Bogor tidak cukup, provinsi, kementerian komit nggak? kan belum tentu. Maka banyak yang harus kita hitung, ” pungkasnya.

Arah dasar itu, Bima mendorong agar pemerintah daerah, organisasi-organisasi, dokter, had pemuka agama agar lebih masih memberikan edukasi kepada warga terkait Covid-19. Sehingga warga bisa bertambah mengerti langkah-langkah yang harus dijalankan selama pandemi berlangsung.

Soal Pilkada, Ketua MPR Minta Tanpa Himpun Massa

Soal Pilkada, Ketua MPR Minta Tanpa Himpun Massa

JawaPos. com – Penetapan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 pendek lagi akan berlangsung di kaum wilayah. Di tengah masa pandemi, aktivitas pemilu dikhawatirkan menimbulkan klaster penyebaran baru Covid-19.

Ketua MPR Bambang Soesatyo mengirimkan bahwa Pilkada serentak 2020 mampu saja menimbulkan kasus klaster mutakhir di sejumlah wilayah yang menyelenggarakan pemilu.

“Kita juga harus tau, bahwa pelaksanaan Pilkada serentak ini berpotensi menilmbulkan klaster baru dalam penularan Covid-19 & kita perlu mendorong seluruh bahan kepala daerah, bahkan memperingatkan itu untuk mengikuti protokol kesehatan dengan berlaku, ” terang dia, Kamis (10/9).

Untuk tersebut, Bamsoet mengharapkan adanya penindakan tegas dari pihak terkait. Mulai sebab Komisi Pemilihan Umum (KPU) mematok Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

“Harus menindak tegas kepada para calon yang mengenai peraturan protokol Covid dan tidak menghimpun massa sehingga terjadi gerombolan, ” tuturnya.

Bamsoet juga mendorong Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk tidak bertindak setengah-setengah dalam pengawalan penyelenggaraan Pilkada. “Kemendagri bersikap tegas apabila ada calon kepala daerah yang tidak peraturan menerapkan protokol kesehatan serta memobilisasi data kepala daerah yang melanggar, sebagai bukti pelanggaran yang dilakukan untuk Pilkada, ” imbuhnya.

PSBB Ketat Lagi, Begini Aturan Operasional Rumah Ibadah di Jakarta

PSBB Ketat Lagi, Begini Aturan Operasional Rumah Ibadah di Jakarta

JawaPos. com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan mengembalikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat. Dengan begitu, semua jenis kegiatan akan kembali dibatasi.

Kendati demikian, Anies memiliki petunjuk berbeda untuk rumah ibadah. Tempat memutuskan membuat sedikit penyesuaian dengan kondisi masyarakat saat ini. Tempat hanya melarang tempat ibadah raya beroperasi.

“Rumah ibadah raya yang jamaahnya datang dibanding sejumlah lokasi tempat seperti Langgar Raya tidak dibolehkan untuk dibuka, harus tutup, ” kata Anies.

Sedangkan untuk panti ibadah di dalam komplek ataupun perkampungan yang jamaahnya hanya sejak komplek itu masih diperbolehkan jalan. Dengan catatan tetap menerapkan adat kesehatan.

“Ada pengecualian, kawasan yang memiliki jumlah peristiwa yang tinggi, ada datanya, wilayah-wilayahnya RW-RW, yang dengan kasus mulia, maka kegiatan beribadah harus dikerjakan di rumah saja, ” imbuhnya.

Kendati demikian, Anies tetap mengimbau kepada masyarakat di seluruh Jakarta agar tetap beribadah di rumah meskipun rumah ibadah berskala lokal tetap bisa beroperasi. Hal ini mengingat perkumpulan jenis apapun tetap berpotensi menularkan Covid-19.

“Meski begitu izinkan saya menganjurkan untuk lebih molek semua dikerjakan di rumah, ” pungkasnya.

Sebelumnya, Anies memutuskan menarik PSBB masa pergantian. PSBB akan dikembalikan layaknya era pertama kali diterapkan dengan bentuk pembatasan secara ketat. Keputusan itu tak lepas dari kondisi Covid-19 di Jakarta yang masih langsung meninggi. Sampai dengan Rabu (9/9), kasus konfirmas positif di Jakarta berjumlah 49. 837. Dengan rata-rata penambahan setiap hari sekitar seribu kasus dalam 2 pekan terakhir.

“Situasi wabah dalam Jakarta ada dalam kondisi perlu. Maka dengan kedaruratan ini tak banyak pilihan bagi Jakarta melainkan menarik rem darurat sesegera mungkin, ” kata Anies di Rumah Kota Jakarta.

Selain jumlah kasus positif yang langsung melonjak, pertimbangan PSBB kembali diketatkan yakni karena angka kematian dalam 2 pekan terakhir juga ikut meningkat. Selain itu, ketersediaan bagian ICU untuk pasien Covid-19 juga terus menipis.

Saksikan video menarik berikut ini:

5 Kelebihan Pria Virgo yang Bisa Bikin Perempuan Terpikat

5 Kelebihan Pria Virgo yang Bisa Bikin Perempuan Terpikat

JawaPos. com – Seseorang berzodiak Virgo memiliki ciri tersendiri. Mereka dikenal perfeksionis & lembut. Karena itu daya tarik pria Virgo, bisa membuat kaum hawa terpesona.

Mayang lahir pada 22 Agustus serta berakhir pada 22 September. Virgo selalu membuat segalanya menjadi sempurna. Kelebihannya, mereka setia, sensitif, jeli, bersemangat, dan detail.

Lalu apa lagi ciri-ciri adam Virgo yang menjadikan mereka pasangan yang luar biasa? Dilansir daripada Pink Villa, Rabu (9/9), beberapa sifat-sifat ini bisa membuat kaum hawa tergila-gila.

satu. Peduli tentang apa yang cara dan benar

Virgo mendengarkan naluri mereka & membela apa yang mereka menikmati benar. Tetapi mereka tidak pernah menyimpan dendam. Apalagi mengkhianati pasangannya.

2. Mampu diandalkan

Pria Virgo sangat dapat diandalkan dan dapat dipercaya. Mereka adalah jongos alami keluarga yang selalu menanggapi setiap anggota keluarga. Mereka bahkan terkadang cenderung melupakan kebutuhannya sendiri, apapun demi pasangannya.

3. Terorganisir

Pria zodiak Virgo memiliki pikiran analitis. Mereka sangat terorganisir dan tajam yang menjadikan itu teman perjalanan yang hebat. & mereka mampu menangani setiap situasi sulit dengan bijaksana.

4. Cepat beradaptasi

Mereka sangat fleksibel dan mudah beradaptasi. Sehingga itu dapat menyesuaikan diri dengan mungkin dalam situasi sulit apa pula.

5. Pekerja keras

Tak hanya di kantor, tetapi adam Virgo akan bekerja keras di dalam hubungan mereka untuk membuat segalanya berjalan lancar. Mereka akan mengindahkan setiap aspek hubungan hanya buat memastikan bahwa semuanya baik-baik saja.

Saksikan video menarik berikut ini:

11

11. 813 pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet sembuh

JawaPos. com – Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, mencatat jumlah pasien Covid-19 yang sembuh datang 8 September 2020 telah menyentuh sebanyak 11. 813 orang.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, di dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa, mengatakan jumlah pasien sembuh merupakan akumulasi dari pencatatan sejak 23 Maret 2020.

“Sejak 23 Maret-8 September 2020, pasien terdaftar sebanyak 13. 893 orang, pasien sembuh 11. 813 karakter, ” kata dia, seperti dikutip dari Antara .

Pasien yang kudu dirujuk ke RS lain sebesar 264 orang, pasien meninggal berserang satu menjadi empat orang, serta ada satu pasien yang melupakan lokasi tanpa izin.

Data terbaru, jumlah pasien dengan dirawat inap di RSD Rumah Atlet saat ini sebanyak satu. 570 orang, terdiri atas 822 pria dan 748 wanita.

Pasien yang terkonfirmasi pasti Covid-19 sebanyak 1. 568 karakter, sementara pasien suspek tercatat sebanyak dua orang.

Rumah Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai RS Darurat Covid-19 oleh Kepala Joko Widodo pada Senin, 23 Maret 2020 yang memiliki total kapasitas untuk menampung 12 ribu orang.

Tak hanya di RSD Wisma Atlet, Aris juga menyampaikan data terbaru pasien sembuh Covid-19 yang dirawat dalam RS Khusus Infeksi di Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

RSKI Pulau Galang mencatat pasien rawat inap sebesar 286 orang (201 pria & 38 perempuan), terdiri atas 107 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, & 179 pasien suspek.

Rekapitulasi mulai 12 April-8 September 2020, pasien terdaftar sebanyak dua. 352 orang, 464 pasien segar, dan 1. 596 pasien suspek selesai menjalani perawatan.

Ada enam pasien yang menggunakan rujukan ke RS lain, tengah pasien yang meninggal dunia nihil.

RSKI Pulau Galang yang dibangun sejak 9 Maret 2020 untuk mengantisipasi melonjaknya pasien Covid-19 di Indonesia, telah diresmikan operasionalnya pada 6 April 2020. (*)

Airlangga Hartarto Target Turunkan Covid-19 sebelum Coblosan

Airlangga Hartarto Target Turunkan Covid-19 sebelum Coblosan

JawaPos. com – Ketua Komisi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Airlangga Hartarto memiliki target baru. Sebelum coblosan 9 Desember 2020, angka persebaran Covid-19 di beberapa provinsi harus turun.

Dari indikator warna yang semula merah menjadi kuning atau hijau.

Airlangga menjelaskan, pemerintah juga menyiapkan sokongan insentif daerah (DID) bagi pemda yang berhasil membuat daerahnya menjelma zona hijau. Insentif itu sedang dibahas Kementerian Dalam Negeri, Departemen Keuangan, dan Kementerian Kesehatan.

Saat ini ada delapan daerah yang berada dalam bagian zona merah. Yakni, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Semarang, Banjar, Dukuh Baru, Tabalong, Medan, dan Deli Serdang. ”Tentu hal yang perlu ditangani adalah di delapan daerah utama ini dipertimbangkan dibuatkan agenda DID yang memberikan insentif andaikata daerah itu terkonversi dari kuning menjadi hijau, ” ujarnya seusai rapat pleno di kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (4/9).

Ketum Partai Golkar itu membaca, perkembangan Covid-19 secara global menyentuh 26. 121. 999 kasus, recovery rate 70, 4 persen, dan jumlah kematian 864. 618 dalam 215 negara terjangkit. Sementara itu, recovery rate Indonesia tercatat 71, 5 persen. ”Recovery rate Indonesia bertambah tinggi daripada global, ” imbuh dia.

Mengaji juga: Sembilan Praja Miliki Kasus Aktif Covid-19 pada Atas 1. 000

Strategi penanganan Covid-19 yang terus menjadi perhatian adalah gerakan 3M (memakai masker, mencuci tangan, & menjaga jarak) dan 3T (test, trace, dan treat).

Selain itu, strategi untuk menyandarkan tingkat kematian melalui peningkatan kemudahan dan kapasitas layanan kesehatan serta dukungan tenaga kesehatan. ”Kampanye murni gerakan 3M akan terus dilanjutkan, ” tambah Airlangga.

Kampanye memakai masker yang awalnya dilakukan sampai 6 September 2020 akan diteruskan secara lebih kekar. Sedangkan kampanye menjaga jarak dijalankan pada periode 7 September datang 6 Oktober 2020. ”Lalu, kampanye mencuci tangan dilaksanakan mulai tujuh Oktober hingga November 2020, ” tegas Airlangga.

Aksi parsial itu menindaklanjuti pertemuan yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka beberapa waktu berserakan. Saat itu presiden meminta biar sosialisasi dilakukan satu per utama dan dimulai dengan kampanye penggunaan masker. Disusul kampanye jaga jarak dan cuci tangan. Presiden menjelaskan, salah satu yang menjadi mengindahkan dalam penanganan Covid-19 adalah nilai kematian. Tingkat fatalitas Covid-19 pada Indonesia masih tergolong besar sekalipun pada awal bulan ini berharta di angka 4, 3 tip. ”Masih lebih tinggi dibandingkan secara fatality rate global yang beruang di angka 3, 36 komisi, ” ujarnya.

Patuh Jokowi, perlu ada upaya sungguh-sungguh untuk menekan tingkat fatalitas Covid-19. Karena itu, kelompok rentan dan kasus yang parah menjadi menghiraukan utama. Kasus-kasus berat langsung ditangani di RS. Kasus ringan dan sedang diisolasi di lokasi terbelah, seperti di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Satgas Covid-19 segera membuka Tower 4 dan 5 di kompleks Wisma Olahragawan Kemayoran untuk menjadi hunian (flat) bagi warga yang akan menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: 100 Dokter Gugur karena Covid-19, IDI Minta Diberi Perlindungan Ekstra

Rencana tersebut dilontarkan Pemimpin Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo, Jumat (4/9). Hunian itu diperuntukkan warga yang wadah tinggalnya tidak memenuhi standar untuk menjalani isolasi mandiri.

Wisma Tower 4 dan 5 bisa dioperasikan Selasa (8/9). Doni berharap kebutuhan air dan elektrik dapat disiapkan dengan baik jadi Tower 4 dan 5 mampu segera dioptimalkan.

Tengah itu, pendaftaran izin edar ramuan imunomodulator untuk pasien Covid-19 telah berjalan setengah bulan lebih. Tetapi, sampai saat ini belum tersedia tanda-tanda keluarnya izin edar lantaran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Kepala LIPI Laksana Tri Handoko menuturkan, pengkaji LIPI terus berkomunikasi dengan BPOM. ”Masih ada sebagian data yang harus diklarifikasi katanya, ” kata Handoko kemarin (6/9).

Dia menegaskan, yang diklarifikasi adalah data-data yang dilaporkan. Sampai zaman ini, tidak ada instruksi sebab BPOM untuk melakukan uji klinis ulang. Menurut Handoko, klarifikasi bukti itu penting karena terkait dengan kesimpulan ramuan obat yang diteliti tersebut sesuai klaim atau tak.

Namun, Handoko tidak bersedia menyampaikan klaim-klaim ramuan obat itu. Dia meminta masyarakat menunggui hasil dari BPOM. ”Kita tidak buru-buru (sampaikan klaim, Red) supaya benar prosesnya dan tidak membuat heboh, ” jelasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Reza Artamevia Mengaku Bersalah Pakai Sabu

JawaPos. com – Penyanyi Reza Artamevia (RA), mantan pedusi Adjie Massaid ditangkap pihak kepolisian atas penggunaan narkoba jenis sabu. Adapun, barang bukti sabu yang ditemukan memiliki berat 0, 78 gram.

Dia pula mengaku bersalah dan menyampaikan aplikasi maaf kepada semua pihak. Khususnya kepada orang tuan dan anak-anaknya.

‘Izinkan saya Reza Artamevia pada kesempatan ini mengirimkan permohonan maa sebesar-besarnya, kepada anak-anak, orang tua, adik-adik saya, tim besar dan guru, para saudara dan kerabat serta semua pihak yang mendukung saya, ” ujarnya dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (6/9).

Diva papan berasaskan Negara bersama Titi DJ serta Krisdayanti ini pun berharap tanduk yang tidak baik ini jangan ditiru oleh masyarakat. Dia dengan juga pernah direhabilitasi atas penggunaan obat bernama Asfat pada 2016 lalu ini akan menjadikan kasus barunya ini sebagai pembelajaran bagi dirinya sendiri.

“Saya mohon maaf lahir batin arah kesalahan yg saya perbuat, semoga hal ini tidak dicontoh dan menjadi pelajaran, bagi saya khususnya. Mohon doanya, saya juga berterimakasih kepada pihak kepolisian, khususnya reserse narkoba, polda metro jaya & semua selama saya disini. mohon maaf dari saya untuk semua pihak, ” jelasnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus pun menuturkan bahwa ketika dilakukan interpretasi di sebuah restoran di daerah Jakarta Timur, RA bersikap kooperatif.

“Kooperatif, memang ditemukan sabu-sabu di dalam tas satu klip yang beratnya 0, 78 gram, ” tegasnya. (*)