Empat Warga Reaktif dari Tes Antigen di Terminal Leuwipanjang Bandung

Empat Warga Reaktif dari Tes Antigen di Terminal Leuwipanjang Bandung

Empat Warga Reaktif dari Tes Antigen di Terminal Leuwipanjang Bandung

JawaPos. com –Ada empat orang awak yang reaktif Covid-19 berdasar tes cepat antigen para calon penumpang bus di Leuwipanjang, Kota Bandung. Empat orang itu hendak ke wilayah Jakarta  dengan menumpang bus.

Kepala Terminal Leuwipanjang Kota Bandung Asep Hidayat menyebutkan, empat orang itu langsung ditindaklanjuti dengan penanganan medis.

”Ada (reaktif). Hari pertama kepala orang hari kedua tiga karakter. Sabtu (26/12) belum direkap, sedang ada pelaksanaan, ” kata Asep seperti dilansir dari Antara di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/12).

Empat Warga Reaktif dari Tes Antigen di Terminal Leuwipanjang Bandung
Tes lekas antigen. (Humas Pemkot Bandung)

Menurut Asep, bersama Dinas Kesehatan tubuh Kota Bandung menggelar pemeriksaan ulangan cepat kepada para calon penumpang sejak 24 Desember di pangkalan. Pihaknya menyediakan 700 alat ulangan cepat antigen. Pemeriksaan itu dikerjakan selama sepuluh hari dengan bahan 70 tes antigen per keadaan.

Pemeriksaan itu, sendat dia, dipastikan tidak dipungut bea. Pemeriksaan itu ditujukan kepada bahan penumpang yang bertujuan ke Jakarta ataupun wilayah yang mewajibkan buat melakukan tes cepat antigen.

”Wajib pakai masker, bangun jarak tempat duduk agar berselang-seling, tidak banyak bicara dalam bus, banyak cuci tangan, hand sanitizer , ” perkataan Asep Hidayat.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar pemeriksaan tes cepat antigen menyasar pengunjung di tiga hotel di Kota Bandung. Hal itu guna meminimalisir penyebaran Covid-19 pada libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanaga mengatakan, pemeriksaan itu dikerjakan di Hotel Aryaduta, Hotel Four Points, dan Hotel Best Western La Grande. Dalam pemeriksaan tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan pihak Biro Kebudayaan dan Pariwisata.

”Kalau untuk pelaku perjalanan kita sudah mulai di Terminal Leuwipanjang. Baik yang berangkat atau dengan datang, ” kata Ahyani.

Pemeriksaan itu, kata dia, dilakukan secara acak baik kepada pendatang yang belum memiliki tulisan hasil pemeriksaan antigen maupun pada yang sama sekali belum diperiksa. Ahyani memastikan tes antigen itu tidak dipungut biaya sama sekali atau gratis.

Saksikan video menarik berikut tersebut:

[embedded content]