Instruktur Besar USU: Perkotaan Medan Telah Gersang

Instruktur Besar USU: Perkotaan Medan Telah Gersang

Instruktur Besar USU: Perkotaan Medan Telah Gersang

JawaPos. com – Guru Luhur Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Melahirkan (USU) Prof Tengku Sabrina Djunita, PhD menyoroti kondisi Kota Daerah yang semakin gersang. Menurut tempat, Kota Medan harus diselamatkan dengan melakukan banyak penghijauan.

“Keadaan perkotaan Medan sudah hambar dan di daerah aliran sungai sudah sedikit tanaman penahan desa dan penyimpan air, ” ujar Sabrina Djunita kepada JawaPos. com , Senin (21/12).

Untuk menyelamatkan Praja Medan dan daerah aliran kali (DAS) di sekitar daerah itu, Sabrina Djunita bersama elemen sejak USU merangkul kelompok tani setempat untuk melakukan penghijauan. Pada Senin (21/12), Fakultas Pertanian USU bergandengan kelompok Tani Madani melaksanakan pengabdian masyarakat di Medan Johor, tepatnya di bantaran Sungai Babura. Kesibukan itu untuk melestarikan lingkungan.

Baca juga: USU Gunakan Tumitin dan Plagiarism Checker untuk Cek Praktik Plagiat

“Selain penghijauan, kami di daerah sekitar DAS Babura di Medan Johor selalu melakukakn pelatihan pembuatan vermikompos, ” sambung Ketua Himpunan Ilmu Negeri Indonesia (HITI) Komda Sumut tersebut.

Untuk pelatihan pengerjaan vermikompos, Fakultas Pertanian USU mengoptimalkan sampah-sampah rumah tangga. Apalagi daerah Medan Johor merupakan kawasan kompleks perumahan. Sampah rumah tangga di kawasan itu tidak hanya dibuang, melainkan diolah menjadi bertambah ekonomis yaitu dengan kegiatan vermikompos.

Baca serupa: Rektor Positif Covid-19, Aktivitas di Kampus USU Tetap Normal

Pembuatan vermikompos itu sangat mudah. Sebab, juru bicara dan bahannya hanya berupa beledi, sampah rumah tangga, kotoran sapi, ampas tahu dan cacing negeri yang dicampurkan dalam satu medan. Nantinya menghasilkan suatu produk kompos yang bisa digunakan oleh ikatan tani. Kompos itu bisa dipakai kelompok tani atau dijual.

Kegiatan terkait kelestarian lingkungan itu juga menjadi bagian sejak memperingati Hari Tanah Sedunia (World Soil Day) yang jatuh pada setiap 5 Desember.

Saksikan video menarik dibawah ini:

[embedded content]