DPRD Surabaya Pertanyakan Fungsi Pagar Tinggi di Rumah Dinas Wali Praja

DPRD Surabaya Pertanyakan Fungsi Pagar Tinggi di Rumah Dinas Wali Praja

DPRD Surabaya Pertanyakan Fungsi Pagar Tinggi di Rumah Dinas Wali Praja

JawaPos. com –Beberapa hari terakhir, ada yang baru di rumah dinas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada Jalan Sedap Malam Nomor 2. Sebab, rumah tersebut kini berpagar tinggi teruturup fiber gelap. Awak tidak bisa melihat halaman ataupun teras rumah dinas dari luar.

Warga Surabaya yang melintas heran. Sebab, biasanya awak bisa mengintip dan mengetahui kegiatan penghuni rumah tersebut.

”Kemarin Jalan Sedap Malam dengan merupakan akses menuju balai tanah air ditutup. Penghuni rumah di pekerjaan ini dan pegawai pemkot terpaksa memutar. Kini pagar rumah biro ditutup fiber gelap. Ada barang apa ini? ” tanya anggota Fraksi Golkar Arif Fathoni pada Sabtu (28/11) malam.

Dia tidak habis pikir dengan fenomena di ujung berakhirnya jabatan Pemangku Kota Risma. Seharusnya sebagai kepala daerah Kota Surabaya lebih terkuak kepada rakyatnya.

”Ini malah menutup diri hingga pagar rumah dinas pun ditutup mulia. Jadi tidak aneh bila masyarakat curiga. Seolah ada yang tak beres sehingga akses dan pagar rumah dinas harus ditutup, ” ujar Arif Fathoni.

Menurut Fathoni, selama ini Risma mencitrakan diri sebagai pemimpin dengan dekat dengan rakyat. Namun pada akhir periode jabatannya justru menjemput jarak dengan rakyat dengan mengunci akses jalan balai kota & mempertinggi pagar rumah dinas.

”Biasanya tanda-tanda pemimpin dengan berakhir dengan husnul khotimah justru semakin dekat dengan rakyat. Ada vitalitas rakyat kepada pemimpin, ” sebutan Arif Fathoni.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya tersebut mengaku menjadi salah satu saksi bila rumah dinas wali tanah air sejak zaman Wali Kota Cak Narto tidak pernah ditinggikan dan ditutup seperti sekarang.   Dia pun membandingkan dengan kepemimpinan kurun Wali Kota Bambang D. H. Saat itu, pemimpin yang selalu menjadi pencetus taman kota kian intensif bertemu rakyat pada akhir masa jabatannya. ”Bukan mengurung diri, ” ucap Arif Fathoni.

Saksikan video menarik dibawah ini:

[embedded content]