Warga Swadaya Perbaiki Jembatan Titi Panegara, Berharap Jadi Permanen

Warga Swadaya Perbaiki Jembatan Titi Panegara, Berharap Jadi Permanen

Warga Swadaya Perbaiki Jembatan Titi Panegara, Berharap Jadi Permanen

JawaPos. com – Warga yang tinggal di Daerah Polonia dan Medan Baru seakan terpisahkan dengan Sungai Babura dengan membelah kawasan tersebut. Beruntung pemerintah membangun jembatan Jembatan Titi Panegara pada 1986.

Kini jembatan itu sudah setahun rusak dan terbengkalai. Walaupun sudah diperbaiki secara swadaya warga setempat, namun kondisinya masih memprihatinkan. Warga berharap ada perbaikan besar karena jembatan itu bagi warga Polonia Medan, adalah akses utama. Baik untuk warga maupun bagi mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

“Jembatan ini sudah berkali-kali rusak. Setiap harinya hampir 1. 000 sepeda motor lewat dari sini. Kehadirannya sangat dibutuhkan. Kami (warga) dengan swadaya berupaya memperbaiki, ” ucap Poniran, warga setempat dalam hadapan Muhammad Bobby Afif Nasution, calon wali kota Medan.

Bobby Nasution pada Jumat (23/10) sengaja datang dan meninjau langsung kondisi jembatan rusak dengan sering dikeluhkan warga Polonia Daerah. Infrastruktur itu sangat vital bagi warga karena menjadi akses sari untuk menghubungkan Medan Polonia serta Medan Baru.

Poniran dan warga lainnya berharap Bobby Nasution dapat memperjuangkan perbaikan jembatan itu. Setidaknya, jika terpilih di Pilwali Medan pada 9 Desember 2020 nanti, harapan itu dapat diwujudkan. “Kalau Pak Bobby terbatas wali kota, tentu memperjuangkan perbaikan jembatan ini jadi permanen, ” kata Poniran.

Bila sudah permanen, warga pun tak perlu lagi waswas melintas di jembatan itu untuk menyeberang sungai. Apalagi jembatan itu dapat menyerahkan akses ke kampus USU.

Bobby Nasution sudah mengihimpun informasi dari warga tentang status Jembatan Titi Panegara. “Tadi aku sudah tanya apakah pernah diajukan melalui musrenbang. Sebenarnya jembatan itu memang layak diperbaiki tapi mematok sekarang memang belum pernah dibangun infrastruktur dari pemerintah, ” tuturnya.

Menurut menantu Pemimpin Jokowi itu, jembatan tersebut tercatat jalur utama bagi masyarakat. Kondisi jemabtan berdekatan dengan kampus USU. Jembatan itu jadi akses untuk mahasiswa untuk ke kampus.

“Kata warga, dulunya ulama sekitar jembatan juga sering terhambat, apalagi di pagi hari. Oleh karena itu nanti saat memimpin akan kita perbaiki infrastrukturnya, ” pungkasnya.

Saksikan video menjadikan berikut ini: