Tersedia yang Timpukin Polisi di Patung Kuda, Dipukulin Massa Lainnya

Tersedia yang Timpukin Polisi di Patung Kuda, Dipukulin Massa Lainnya

Tersedia yang Timpukin Polisi di Patung Kuda, Dipukulin Massa Lainnya

JawaPos. com – Unjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja dalam Senin ini (20/10)di Patung Pedati Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat tiba memanas. Setelah massa dari klan mahasiswa dan buruh meninggalkan tempat unjuk rasa, datang sekelompok pengikut remaja.

Banyak dibanding mereka membawa bendera Merah Putih. Mereka tetap bertahan di balik  kawat berduri hingga pukul 17. 35 WIB. Tidak jelas barang apa yang dituntut oleh mereka.

Dandim 0501/Jakarta Pusat Kolonel Inf Wahyu Yudhana sempat meminta massa untuk membubarkan diri. Namun, tak dihiraukan oleh massa.

“Adek-adek, saya hormat kepada kalian. Unjuk rasa sudah siap, aspirasi kalian akan kami sampaikan, ” kata Wahyu di kedudukan, Selasa (20/10).

Imbauan tersebut tidak dihiraukan oleh pengikut. Bahkan terlihat ada beberapa kali lemparan botol air mineral pada petugas. Pelaku pelemparan botol minuman mineral bahkan terlihat dipukuli oleh sesama massa lainnya.

Massa merasa kesal oleh perseorangan tersebut karena dianggap memprovokasi. Tatkala itu, dari kejauhan terlihat ada massa yang membakar ban dalam dekat bundaran Patung Kuda. Tetapi, sampai saat ini aparat belum mengambil tindakan apapun untuk membatalkan massa. (*)

Saksikan video menarik berikut tersebut: