Kurang Pegawai Positif Covid-19, Kantor LPSK Tutup 5 Hari

Kurang Pegawai Positif Covid-19, Kantor LPSK Tutup 5 Hari

Kurang Pegawai Positif Covid-19, Kantor LPSK Tutup 5 Hari

JawaPos. com – Beberapa pegawai Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terkonfirmasi meyakinkan Covid-19. LPSK kemudian memutuskan mengatup sementara aktivitas perkantoran mulai 7-11 September 2020, dan baru akan dibuka lagi pada 14 September 2020.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengatakan, penutupan aktivitas perkantoran LPSK ditujukan buat melakukan sterilisasi. Juga untuk menghalangi adanya penularan lanjutan di kalangan pegawai maupun masyarakat.

Meskipun bekerja dari rumah, Hasto berharap program perlindungan saksi dan korban tidak terganggu.

“Seluruh pimpinan dan pegawai langgeng bekerja tetapi dari rumah semasa aktivitas perkantoran dihentikan. Kita tetap bekerja meskipun dari rumah sehingga upaya-upaya terkait perlindungan saksi serta korban tetap berjalan, ” sebutan Hasto di Jakarta, Sabtu (5/9).

Sementara itu, bagi masyarakat yang akan mengajukan tuntutan perlindungan kepada LPSK bisa dikerjakan secara daring melalui aplikasi dalam playstore. Bisa pula melalui cetakan Whatsapp 085770010048.

Terpaut pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19, sebagian besar di antaranya minus gejala. “Mereka akan menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan awak kesehatan, ” jelas Hasto.

Sebelumnya, pada Kamis (3/9), seluruh pimpinan dan pegawai pada lingkungan LPSK menjalani tes swab di halaman kantor LPSK, Jakarta Timur. Pelaksanaan tes swab dibantu medical BIN yang mengerahkan sebesar 30 tenaga medis dan perut mobil lab.