Month: August 2020

Iptu Fauzi, Ujung Tombak Penanganan Kasus Kejahatan Perempuan dan Anak

Iptu Fauzi, Ujung Tombak Penanganan Kasus Kejahatan Perempuan dan Anak

Unit Pelestarian Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya punya nakhoda baru. Jabatan itu kini diemban seorang hero muda peraih Adhi Makayasa. Yakni, Iptu Fauzi Pratama.

HASTI   EDI   SUDRAJAT, Surabaya

Kasus  tidak biasa langsung menyambutnya saat bertugas di Surabaya. Unit yang dipimpinnya mendapat laporan tindakan asusila terhadap anak berusia 13 ta-hun. Korbannya belum lama mengutarakan bayi laki-laki.

Ironis. Laporan yang masuk menyebut kalau bocah itu merupakan korban daripada perbuatan bejat kakak kandungnya. Kakanda bejat tersebut kabur dari vila beberapa pekan sebelum korban bersalin.

Fauzi dan tim tidak butuh waktu lama buat mengungkap kasus itu. Berbekal informasi dari orang sekitar, pelaku ditangkap. Fakta mengejutkan lain muncul. ”Usia pelaku juga di bawah sempurna, ” jelasnya. ”Baru 15 tahun, ” sambungnya.

Besar kecilnya sebagai manusia merasa kacau. Miris dan geram menjadi satu. Terlebih, pengakuan pelaku membuatnya hanya bisa geleng-geleng kepala. Dia membicarakan pencabulan dilakukan hampir dua tarikh. Dalam sepekan korban bisa lebih dari satu kali disetubuhi.

Fauzi menjelaskan bahwa pelaku bisa leluasa melancarkan perbuatan jahanam itu karena didukung situasi. Dia dan adiknya tidur di kepala kamar yang sama. ”Keluarganya daripada orang biasa. Karena rumah mungil, pelaku dan korban dijadikan kepala kamar, ” terangnya.

Kasus memilukan itu menjadi utama diantara banyak perkara yang membekas di benaknya sejak bertugas dalam Kota Pahlawan. Dia merasa tertantang menangani kasus yang tidak normal. ”Menangani sebuah perkara tidak cuma soal menangkap tersangka. Tetapi, serupa menganalisis faktor penyebab dan menjumpai solusi, ” ucapnya.

PERWIRA MUDA: Presiden RI Joko Widodo melantik Fauzi Pratama sebagai lulusan terbaik Akpol 2015. (Fauzi Pratama for Jawa Pos)

Dalam kasus itu, kata tempat, faktor penyebab tidak jauh beda dengan kasus serupa pada umumnya. Yakni, adanya niat pelaku dan kesempatan. ”Mereka kurang mendapat penjagaan, ” sebut peraih Adhi Makayasa atau lulusan terbaik Akpol 2015 tersebut.

Kejadian menyayat hati itu sejatinya bisa diantisipasi sebab keluarga. Di antaranya, dengan memantau keseharian anak. ”Bisa dicegah semenjak awal. Di antaranya, memisah kamar karena mereka sudah remaja. Bukan anak-anak lagi, ” paparnya.

Bagi dia, menjadi polisi yang mengurus perkara asusila termasuk pengalaman baru. Sebab, tugas sebelumnya kebanyakan berfokus pada kejahatan jalanan. Misalnya, unit jatanras dan resmob. ”Menambah pengalaman yang pasti, ” ungkap sulung dua bersaudara tersebut.

Fauzi belum lama bertugas pada Surabaya. Dia menjadi perwira polrestabes sejak bulan lalu. Masa tugas sebelumnya banyak dihabiskan di Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan sejak lulus sejak Akpol. ”Ditempatkan di mana kendati pada prinsipnya harus siap, ” tuturnya.

Menurut adam kelahiran Bandung itu, menjadi petugas sejatinya tidak pernah tebersit dalam pikiran. Latar belakang keluarganya bukan anggota Korps Bhayangkara. Ayahnya ialah pelatih bulu tangkis. Ibunya personel dinas kesehatan di Subang.

Kondisi itu pulalah yang sempat memengaruhi cita-citanya ketika remaja. Fauzi ingin menjadi atlet bulu tangkis atau dokter. ”Dulu telah beberapa kali ikut kejuaraan menyilih tangkis, ” ungkap alumnus SMPN 1 Purwakarta tersebut. Namun, jalan hidupnya berubah saat salah seorang temannya ingin ikut pendaftaran SMA Taruna Nusantara.

Fauzi saat itu diminta menemani ke Bandung yang menjadi tempat pendaftaran di Jabar. Dia pun iseng dengan ikut mendaftar. ”Daripada tak ngapa-ngapain juga di sana, ” katanya. Hasil tes yang dijalani ternyata mengejutkan. Fauzi diterima, temannya yang niat sejak awal malah tersingkir.

Gayung bersambut, orang tua merestuinya untuk menempuh pendidikan di Magelang. Di SMA Taruna Nusantara itulah niatnya menjelma anggota Korps Bhayangkara mulai terpupuk. ”Lulus SMA langsung daftar ke Akpol, ” jelasnya. Tidak dinyana, jalan pilihannya membuahkan prestasi agung. Fauzi tidak hanya langsung lucut pada seleksi pertama yang diikuti. Namun, dia juga selalu mendapat ranking pertama pada setiap teguran naik tingkat di Akpol.

Moncernya nilai akademis tersebut tidak hanya dibukukan di Akpol. Fauzi juga membuktikannya saat pelajaran di tempat umum. Dia tercatat sebagai lulusan S-2 dari perut universitas yang berbeda. Yakni, Jurusan Magister Sains Universitas Indonesia (UI) dan Jurusan Magister Sains Kriminologi Universitas Glasgow, Skotlandia.

Fauzi mengatakan, raihan prestasi tersebut bukan tanpa usaha. Dia mengiakan harus pintar-pintar membagi pikiran kurun tugas di kepolisian dan pelajaran. ”Tidak ada yang mustahil kalau mau berusaha, ” tegasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Sepeda Rp 130 Juta Hilang Digondol Maling, Polisi: Ada Titk Nyata

Sepeda Rp 130 Juta Hilang Digondol Maling, Polisi: Ada Titk Nyata

JawaPos. com – Satreskrim Polres Tangerang Selatan bergerak cepat menangani pencurian sepeda ratusan juta yang dicuri dari kawasan perumahan elite Bintaro, Pondok Aren. Petugas pun langsung melakukan pengecekan letak pencurian tersebut.

Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Muharram Wibisono mengatakan anggota kepolisian telah melayani ke lokasi kejadian. Karena objek kehilangan sepeda yang nilainya tenggat ratusan juta rupiah. “Hari itu anggota melakukan pengecekan TKP ke lokasi pencurian yang dimana kematian sepeda dengan nilai cukup gede, ” ujarnya seperti dikutip PojokSatu. id (Jawa Pos Group), Rabu (19/8).

Dalam penelitian TKP itu, Muharram mengatakan, pihaknya mendapatkan titik terang pencurian roda mewah itu. Hal itu didasarkan pada keterangan saksi dan kira-kira bukti yang didapati di TKP. Kendati demikian, Muharram tak menyuarakan petunjuk atau titik terang dengan didapat di lokasi.

“Hingga saat ini kami dibanding penyidik Polres Tangsel masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Ada titik terang pengungkapan pelaku, ” katanya.

Sebelumnya, persekutuan pencurian sepeda beraksi di daerah perumahan mewah Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel). Tak kepalang tanggung, komplotan itu mencuri sepeda dengan harganya ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

Muri, 45, korban yang diambil sepedanya mengucapkan, peristiwa tersebut terjadi saat dirinya bersama penghuni rumah lainnya sedang melangsungkan ibadah salat subuh. “Sekitar jam 04. 55 WIB ada dua orang (pelaku), banyak warga yang salat subuh ke luar, jadi pintu tidak digembok, terbuka segini saja, ” ujar Muri, Rabu (19/8).

Muri menjelaskan adanya pencurian yang terjadi di rumahnya diketahui pihak anak atas laporan petugas keamanan perumahan tersebut berdasarkan kamera pengawas yang terpasang. “Pas buka CCTV memang terekam semua, mulai dari hadir, sampai lompat. Terus dia ke kiri sana mungkin mantau zaman, terus ke sini, ngambil langsung gowes, keluar gerbang dibuka gini, ” katanya.

Muri mengaku atas insiden tersebut dirinya harus merugi hingga ratusan juta rupiah. “Sepedanya jenis BMC warna merah, jenis road bike, harganya Rp 100 sampai Rp 130 juta, ” jelasnya.

Kinerja Ekspor Perlahan Membaik

Kinerja Ekspor Perlahan Membaik

JawaPos. com – Kinerja ekspor RI pada Juli 2020 perlahan membaik. Badan Induk Statistik (BPS) melaporkan, nilai ekspor Juli 2020 sebesar USD 13, 73 miliar. Angka ini lahir 14, 33 persen dibandingkan Juni 2020 atau month-to-month (mtm) yang sejumlah USD 12, 01 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto menuturkan, kenaikan ekspor bulanan ini dikarenakan naiknya nilai ekspor migas sebesar 23, 77 persen. Sementara itu, nilai ekspor nonmigas juga meningkat 13, 86 persen.

Kenaikan nilai ekspor migas terjadi karena naiknya nilai ekspor patra mentah sebesar 84, 96 obat jerih, dari USD 61, 2 juta pada Juni 2020 menjadi USD 113, 3 juta. “Volume serupa naik 38, 85 persen (dari 269, 8 ribu ton Juni 2020 menjadi 374, 6 ribu ton pada Juli 2020), ” kata Suhariyanto dalam paparannya, Selasa (18/8).

Ekspor udara juga mengalami peningkatan bulanan tertib nilai maupun volume. Nilai ekspor gas Juli 2020 sebesar USD 439, 2 juta, naik 24, 03 persen dibandingkan Juni 2020 yang sebesar USD 354, 1 juta.

Sedangkan volume ekspor gas Juli 2020 tercatat sebanyak 1, 54 juta ton, naik 0, 9 persen dipadankan Juni 2020 yang sebanyak satu, 52 juta ton. “Sebaliknya, kadar ekspor hasil minyak turun, volumenya juga turun, ” ucap pria yang akrab disapa Kecuk tersebut.

Kecuk menjelaskan, kira-kira komoditas mengalami kenaikan harga semasa periode Juni ke Juli 2020. Harga minyak mentah Indonesia atau ICP pada Juli 2020 berharta di level USD 40, 64 per barel.

Nilai ini naik 10, 8 obat jerih dibandingkan Juni 2020 yang sejumlah USD 36, 68 per barel. Komoditas nonmigas juga mengalami kemajuan harga mtm, seperti minyak sawit, longgar, tembaga, perak, seng, dan aurum.

Harga minyak sawit naik 6, 53 persen mtm, namun harga karet naik 5, 92 persen mtm. “Yang naik tinggi ialah emas, month-to-month nya naik 6, enam persen, dan year-on-year nya naik 30, 96 persen, ” lanjut Kecuk.

Tetapi, ada selalu komoditas nonmigas yang mengami kemerosotan harga baik bulanan maupun tahunan. Misalnya batu bara yang turun harga 1, 24 persen mtm, serta 28, 47 persen yoy.

“Perkembangan harga migas dan nonmigas mau mempengaruhi total nilai ekspor serta impor, ” katanya.

Meski kinerja ekspor Juli positif dibandingkan bulan sebelumnya, namun dipadankan periode sama tahun lalu masih mengalami kontraksi tipis. Nilai ekspor Juli 2020 turun 9, 9 persen dibandingkan Juli 2019 yang sebesar USD 15, 24 miliar.

Secara tahunan, jumlah ekspor Juli 2020 mengalami penurunan karena nilai ekspor migas dengan turun 49, 69 persen (yoy). Pada sisi lain, ada penurunan ekspor nonmigas sebesar 5, 87 obat jerih (yoy).

“Kembali kalau lihat mtm arahnya bagus, naik 14, 33 komisi. Tapi kalau kita bandingkan yoy dasar situasinya belum pulih sepenuhnya, ” ungkap kecuk.

Ekspor Kumulatif

Secara kumulatif, BPS mencatat poin ekspor Januari-Juli 2020 mencapai USD 90, 12 miliar. Angka ini terkontraksi 6, 21 persen dibandingkan Januari-Juli 2019 yang sebesar USD 96, 09 miliar.

“Karena situasi belum normal, yoy turun 6, 21 persen. Tapi share nonmigas enggak berubah, ” katanya.

Sepanjang Januari-Juli 2020, kemampuan ekspor masih didominasi bahan mengobarkan mineral sebesar USD 10, 63 miliar (12, 44 persen daripada total ekspor). Disusul berikutnya gemuk dan minyak hewan/nabati yang sebesar USD 10, 62 miliar (12, 43 persen dari total ekspor).

Menurut sektornya, ekspor Januari-Juli 2020 yang masih lahir dibandingkan periode sama 2019 adalah sektor pertanian (naik 9, 92 persen). Sektor lainnya turun, kaya sektor migas (turun 34, 33 persen), industri pengolahan (turun 0, 67 persen), serta sektor sumbangan dan lainnya (turun 22, 14 persen).

“Industri pengerjaan ke depan kita harapkan kembali ke posisi normal. Apalagi perkembangan PMI Juli sudah meningkat walaupun belum di atas 50, ” tukas Kecuk.

Memikirkan Uje, Syakir Daulay-Adiba Khanza Terbit Single ‘Shalawat Cinta’

Memikirkan Uje, Syakir Daulay-Adiba Khanza Terbit Single ‘Shalawat Cinta’

JawaPos. com – Meninggalnya ustad Jefri Al Buchori pada 2013 silam masih melalaikan kenangan mendalam bagi keluarga serta orang-orang yang pernah menjadi muridnya. Salah satunya bagi Syakir Daulay yang sempat menjadi murid dari mendiang Uje.

Syakir mengatakan, Uje adalah guru pertamanya saat dia hijrah ke Jakarta. Untuk mengenang sekaligus sebagai kredit kepada almarhum, Syakir bersama Adiba berkolaborasi menyanyikan lagu berjudul ‘Shalawat Cinta’ . Langgam itu dulu sempat dibawakan Uje dan sempat populer di tangannya.

Menariknya baru beberapa jam dirilis pada hari ini Senin (17/8) bertepatan dengan Keadaan Kemerdekaan RI ke-75, lagu itu sudah ditonton 78 ribu di YouTube. Kolaborasi Syakir Daulay-Adiba ialah kedua kalinya setelah sebelumnya itu sempat menyanyikan ulang lagu ‘Bidadari Surga’ karya Uje.

“Alhamdulillah single pertama duet saya dengan Adiba berjudul ‘Bidadari Surga’ bisa diterima bangsa. Sekarang sebagai tribute buat almarhum Uje, kami kembali merilis single karya Uje, ‘Sholawat Cinta’ , ” ucap Syakir Daulay dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos. com , Senin.

Peristiwa senada juga disampaikan putri almarhumah Uje, Adiba. Dia mengaku sempat kurang percaya diri saat 1 mengantarkan lagu ‘Bidadari Surga’ . Namun di single kedua ini, rasa percaya dirinya tiba tumbuh.

“Alhamdulillah tersebut single kedua saya dengan Syakir. Saat membawakan lagu ‘Bidadari Surga’ aku sempat ga percaya diri. Akan tetapi semua berjalan lancar. Semoga single Shalawat Cinta bisa diterima umum, ” timpal Adiba.

Baik Syakir Daulay maupun Adiba berharap single kedua mereka bisa diterima oleh masyarakat luas. Mereka berharap hadirnya lagu ‘Shalawat Cinta’ bisa memulihkan kerinduan para penggemar dan murid-muridnya akan sosok almarhum. “Saya selalu berharap lagu ini bisa diterima masyarakat luas, ” ucapnya.

PPP: Medan Butuh Pemimpin yang Bukan Hanya Visi-Misi

PPP: Medan Butuh Pemimpin yang Bukan Hanya Visi-Misi

JawaPos.com – Jalan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, untuk mengikuti kontestasi Pilkada Kota Medan semakin mulus. Setelah mendapat rekomendasi dukungan dari PDIP, Gerindra, Nasdem, dan Golkar, kini menerima mandat dari PPP.

Elite PPP di tingkat Sumatera Utara (Sumut) dan Kota Medan menaruh harapan besar kepada Bobby Nasution. Pasalnya, Kota Medan ini sudah tiga kali “dikenal” dengan wali kota yang terjerat korupsi. Untuk itu, Ketua PPP Kota Medan Aja Syahri berharap Bobby Nasution tidak mengecewakan masyarakat.

“Medan butuh pemimpin yang bukan hanya visi-misi untuk Kota Medan, namun populer juga perlu,” kata Aja Syahri kepada JawaPos.com, Minggu (16/8).

Sebelumnya, Sabtu (15/8), kader DPC PPP Kota Medan dan DPW PPP Sumut menggelar pertemuan dengan Bobby Nasution. Pertemuan itu dikemas dalam rapat pimpinan cabang khusus (rapimcabsus). Rapimcabsus itu khusus menghadirkan suami Kahiyang Ayu itu bersama sama calon wakilnya, Aulia Rahman, untuk menyampaikan detail program dan visi misinya untuk Kota Medan.

Baca juga: Gerindra Usung Bobby Nasution di Pilwali Medan

Aja Syahri meyakini sosok Bobby memiliki punya niatan yang tulus untuk membenahi Kota Medan. “Wali kota Medan tiga kali masuk penjara. Saya yakin aura Bang Bobby tidak ada macam-macam,” kata Aja Syahri.

Ketua DPW PPP Sumut Yulizar Parlagutan Lubis menyebut, PPP merupakan parpol yang taat azas. Adapun azas yang dimaksud adalah meminta bakal calon wali kota yang diusung untuk menyampaikan visi-misinya.

“Ini bukan keistimewaan. Kehadiran Bobby untuk menyampaikan visi-misinya. Ini adalah mekanisme partai,” kata Yulizar.

Sementara itu, dalam pertemuan itu, Bobby menyampaikan visi-misinya. Terdapat tuju garis besar dari visi misi itu, yakni Medan Maju, Medan Bersih, Medan Membangun, Medan Aman, Medan Sejahtera, Medan Inovatif dan Medan Beridentitas.

Baca juga: PDIP Restui Kerabat Jokowi dan Prabowo Bertarung di Pilkada

“Insya Allah ini semua bisa kita wujudkan. Tinggal kemauannya saja ada atau tidak. Maka kita ingin mengajak semua pihak untuk sama-sama bekerja berkolaborasi demi Kota Medan yang kita cintai,” kata Bobby.

Cara Platform Cari Kerja Asah Kemampuan Pengguna Selama Pandemi

Cara Platform Cari Kerja Asah Kemampuan Pengguna Selama Pandemi

JawaPos.com – Pandemi Covid-19 mempengaruhi sejumlah sektor kehidupan. Isu resesi, kemerosotan ekonomi, serta pengurangan karyawan pada perusahaan kian marak terdengar. Belum lagi ribuan lulusan baru yang akan mulai menjajaki awal karir terus menambah pasokan tenaga kerja dan berisiko terjadinya penyerapan tenaga kerja yang tidak proporsional. Tak dapat dipungkiri, lapangan pekerjaan baru sangat dibutuhkan untuk turut mendorong perekonomian.

Pada masa seperti sekarang ini, mencari pekerjaan juga tidak mudah. Menyiasati hal tersebut, platform pencari kerja semisal Kalibrr mendorong para pencari kerja untuk memantapkan skill mereka selama pandemi Covid-19 sembari mencari pekerjaan yang cocok.

Salah satu di antaranya adalah dengan mengikuti kelas online melalui webinar untuk mendapatkan ilmu-ilmu bermanfaat. Kalibrr, perusahaan teknologi yang merevolusikan proses rekrutmen perusahaan dan cara kandidat menemukan karir impian, berkolaborasi dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) untuk mengadakan program webinar sebagai aksi berbagi kebaikan melalui program edukasi.

Sanuk Tandon selaku Chief Operating Officer Kalibrr menyampaikan, pihaknya senang bisa menjalankan komitmen berkontribusi meningkatkan kompetensi talenta di Indonesia sambil menebar kebaikan bagi sesama. “Kalibrr Webinar Series ini telah dijalankan sejak Juli hingga bulan Agustus 2020 secara daring melalui platform Zoom dengan mengangkat 4 tema besar yang menjadi topik utama, yaitu Soft Skills, Human Resources, Kewirausahaan, dan Pengelolaan Finansial,” ungkapnya belum lama ini.

Sanuk melanjutkan, peserta akan mendapatkan ilmu dari para ahli di bidangnya yang berasal dari perusahan-perusahaan terkemuka. Selain itu, program ini juga mengajak peserta untuk berbagi yang mana Kalibrr Webinar Series dikatakan telah berhasil mengumpulkan total donasi sebesar Rp 40 juta dari hampir 1.000 peserta yang turut berpartisipasi dalam seri webinar.

Total donasi disumbangkan melalui program Covid-19 Pandemic Emergency Response atau COPE yang merupakan salah satu program dari Wahana Visi Indonesia. Program ini bertujuan khusus untuk memastikan penerima manfaat program di wilayah pelayanan Wahana Visi Indonesia mendapatkan dukungan yang memadai untuk menghadapi pandemi Covid-19 dari segi kesehatan dan kemanusiaan.

Dari soft skill hingga pengelolaan finansial, peserta diajak untuk bertumbuh secara menyeluruh. Empat tema besar yang menjadi topik utama yaitu mengenai Soft Skills, Human Resources, Kewirausahaan, dan Pengelolaan Finansial. “Melalui seri webinar ini, bisa mendapatkan ilmu dan juga turut berbagi untuk mereka yang membutuhkan,” tutup Sanuk.

Layanan Sempat Terganggu, Telkomsel Beri Imbalan ke Pelanggan

Layanan Sempat Terganggu, Telkomsel Beri Imbalan ke Pelanggan

JawaPos. com – PT Telkom Indonesia terus mempercepat jalan pemulihan layanan baik mobile maupun fixed broadband pascakebakaran di Sentral Telepon Otomat (STO) Pekanbaru Centrum. Sejak Selasa tengah malam maka Rabu dini hari, layanan mobile Telkomsel untuk area Sumatera diklaim telah pulih 100 persen & kembali normal kecuali area Praja Pekanbaru.

Proses perbaikan berhasil dilakukan dengan pengalihan trafik melalui by pass sistem transmisi backbone broadband di Pekanbaru, menunggangi redundant system yang ada yaitu 7 titik NGN di Sumatera dengan 2 sistem transmisi backbone di darat dan 3 sistem backbone kabel laut. Dengan adanya system redundant ini memungkinkan proses pemulihan layanan dapat dilakukan bertambah cepat.

Khusus untuk layanan Telkomsel dan IndiHome wilayah Pekanbaru masih terus diupayakan pemulihannya melalui proses re-engineering jaringan sehubungan dengan terdampaknya perangkat di tempat STO. Hingga saat ini servis Telkomsel dan IndiHome di Pekanbaru secara bertahap berangsur pulih.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan khususnya yang terdampak atas ketidaknyamanan ini. TelkomGroup akan terus mengupayakan percepatan perbaikan layanan sehingga pelanggan dapat balik menggunakan layanan seperti sediakala, ” ujar Vice President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo melalui bahan tertulisnya kepada JawaPos. com.

Peristiwa kebakaran di STO Pekanbaru Centrum terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2020 sekitar pukul 15: 00 WIB dan api berhasil dipadamkan pada pukul 15: 51 WIB. Kebakaran yang diduga berasal dari ruangan perangkat itu masih ditelusuri lebih lanjut penyebabnya. Tidak ada korban jiwa di kejadian ini.

Tatkala atas kerugian berupa terganggunya layanan telekomunikasi oleh pelanggan, Telkomsel memberikan kompensasi berupa paket spesial buat pengguna di wilayah tersebut. Mengenai paket spesial yang dihadirkan istimewa untuk pelanggan yang berada pada 94 kota di wilayah operasional Telkomsel Regional Sumatera bagian Memajukan dan Tengah yang terdampak kemerosotan kualitas layanan pada 11 Agustus 2020.

Terpisah, Denny Abidin, Vice President Corporate Communications Telkomsel menyebut, paket spesial dengan dihadirkan berupa paket data ataupun internet sebesar 5 GB dalam semua jaringan, 100 menit telepon dan 100 SMS (ke sesama nomor Telkomsel), yang berlaku selama 2 hari sejak pengaktifan. Konsumen, baik pengguna layanan prabayar maupun pascabayar, dapat mengaktifkan paket individual tersebut melalui UMB *888*20# berangkat tanggal 13 hingga 19 Agustus 2020, hanya dengan Rp satu saja.

Paket tersebut dapat diakses maksimal satu kali untuk tiap pelanggan selama masa aktivasi. “Semoga dengan adanya bagian spesial ini dapat dimanfaatkan oleh pelanggan kami untuk saling terhubung melalui jaringan dan layanan terdahulu Telkomsel, ” ungkap Denny.

Dirinya juga menyampaikan tuntutan maaf kepada pelanggan terdampak arah ketidaknyamanan yang terjadi. Dia pula memastikan, layanan komunikasi baik telpon, SMS dan akses data Telkomsel di seluruh wilayah Sumatera dengan terdampak kini sudah pulih & dapat diakses kembali dengan wajar oleh pelanggan. Khusus untuk sejumlah titik di kota Pekanbaru sedang dalam proses percepatan pemulihan jaringan secara berkala.

Peristiwa Jerinx SID Jadi Pelajaran Bernilai Bagi Publik Figur

Peristiwa Jerinx SID Jadi Pelajaran Bernilai Bagi Publik Figur

JawaPos. com – Kasus dugaan pencemaran nama baik yang melilit drummer grup musik Superman Is Dead (SID) I Gede Ari Astina alias Jerinx,   dinilai harus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pihak.   Khususnya kalangan jemaah figur atau selebriti, untuk bertambah berhati-hati dalam membuat pernyataan. Situasi itu diungkapkan pengacara Togar Situmorang.

“Ini pelajaran buat kita semua supaya lebih berhati-hati dalam menggunakan jari dalam menyampaikan pendapat di media sosial secara bijaksana. Agar di kemudian keadaan tidak menimbulkan permasalahan yang mampu merugikan kita sendiri. Apalagi datang di sel penjara, ” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos. com, Kamis (13/8).

Dia menilai, pernyataan Jerinx di media sosial seperti invalid memerhatikan dirinya sebagai seorang jemaah figur. Akibatnya, dia kurang tahu dampak yang ditimbulkan atas pernyataan yang dibuat. Padahal sebagai seorang publik figur, katanya, Jerinx mempunyai banyak penggemar dimana pernyataanya bisa memengaruhi ribuan orang.

Baca juga : Maka Tersangka Kasus IDI Kacung WHO, Jerinx SID Langsung Ditahan

Togar Situmorang menilai, pemberitahuan Jerinx cukup berbahaya ketika mengirimkan kampanye negatif terkait penanganan Covid-19 oleh pemerintah. Dia pun menganut penetapan tersangka terhadap Jerinx bukan hanya dipicu oleh pernyataan ‘IDI kacung WHO’. Tapi ada rangkaian pernyataan lain sebelumnya.

“Saya yakin dijadikannya Jerinx jadi tersangka bukan semata-mata karena dia menyebut IDI sebagai ‘kacung WHO’. Itu adalah puncak dari barang apa yang dilakukan Jerinx selama itu, yaitu membangun ketidakpercayaan dengan apa yang dilakukan pemerintah terkait Covid-19, ” ucapnya.

Menurutnya, Covid-19 merupakan bencana luar umum yang harus ditangani secara serius oleh pemerintah. Dia pun meminta orang-orang, khususnya kalangan artis tidak menjadikannya sebagai candaan apalagi hati. Energi yang demikian besar serta dana tidak sedikit digelontorkan buat penanganan masalah ini.

“Waktu dan dana dikerahkan sepenuhnya untuk menghadapi situasi ini yang sangat berpengaruh pada kesehatan & terpuruknya ekonomi di Indonesia, ” paparnya.

Di sedang situasi seperti ini, katanya, negeri masih direpotkan oleh penyebaran bahan palsu yang beredar di kelompok terkait korona. “Tujuannya untuk membentuk kepanikan di masyarakat sekaligus membuat ketidakpercayaan atas apa yang dilakukan pemerintah, ” papar Togar  Situmorang yang juga Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia Kota Denpasar itu.

Jerinx formal ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali pada Rabu (12/8), terkait dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Dalam postingannya itu, Jerinx mengatakan bahwa IDI merupakan kacung dari pola kesehatan dunia atau WHO. Tak terima dengan pernyataan tersebut, IDI kemudian melaporkan Jerinx ke penjaga.

Jerinx pun dikenakan dengan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Untuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dan/atau pasal 310 KUHP serta atau pasal 311 KUHP.

Saksikan video menarik dibawah ini:

Buruh Sudah ke DPR, Ali Ingin RUU Omnibuslaw Cipta Kerja Berisi

Buruh Sudah ke DPR, Ali Ingin RUU Omnibuslaw Cipta Kerja Berisi

JawaPos. com – Ketua Fraksi Nasdem DPR RI Ahmad Ali menyungguhkan, percepatan pembahasan RUU Omnibuslaw Membikin Kerja yang dilakukan Baleg DPR tidak akan mengurangi kesungguhan & kehati-hatian dalam pembahasan.

“Kita punya kepentingan untuk melaksanakan percepatan pengesahan ini. Karena RUU Omnibuslaw Cipta Kerja bisa menjelma salah satu solusi menghadapi status krisis., ” ujar Ahmad Ali, Rabu (12/8).

Meski demikian, Ahmad Ali menegaskan, pihaknya menolak jika pembahasan itu dianggap kejar tayang. “Kita bahas ini detail dari satu DIM ke DIM yang lain. Agar ketika keluar UU ini punya karakter yang bagus dan bisa merepresentasikan kepentingan masyarakat, ” katanya.

Ali juga menganggap, kalau kluster ketenagakerjaan di RUU Membentuk Kerja yang sebelumnya menimbulkan perbalahan sudah mulai ada titik temu. Meskipun sebelumnya Fraksi Nasdem tahu mengusulkan kluster ketenagakerjaan ditarik sebab dianggap menimbulkan kegaduhan dan menghambat pembahasan kluster yang lain.

“Saat ini kan pengkajian sedang berjalan, kemarin serikat pekerja sudah ketemu dengan DPR telah banyak berdialog dan masukan-masukan sebab perwakilan buruh sudah didengar, kami pikir tidak ada alasan untuk menariknya lagi, ” ujarnya.

“Ya kalau bulan aliran selesai Alhamdulillah, intinya kita berkeras hati, sehari bisa tiga kali pengkajian, ” pungkasya.

Saksikan video menarik berikut tersebut:

Risau Tiongkok Krisis Pangan, Xi Jinping: Jangan Buang-buang Makanan!

Risau Tiongkok Krisis Pangan, Xi Jinping: Jangan Buang-buang Makanan!

JawaPos. com –  Presiden Tiongkok Xi Jinping mengamati isu krisis pangan yang mengancam negaranya karena musibah banjir gembung di tengah pandemi Covid-19. Banjir sudah merendam area lumbung bertabur dan mempengaruhi produksi beras nasional.

Bahkan, Xi Jinping telah meminta rakyatnya untuk meninggalkan membuang-buang makanan, karena banjir mempengaruhi daerah produksi beras tradisional negeri itu. Dan, akan  mengganggu ikatan pasokan makanan.

Para ahli mengatakan, membatasi limbah makanan akan membantu meningkatkan ketahanan pangan dan memperkuat kemampuan negara buat mengatasi penurunan impor.   Semenjak awal Juni,   hujan tebal telah merusak sebagian besar lahan pertanian  di Tiongkok selatan.   Menurut kantor berita negara Xinhua, Presiden Xi Jinping  mengatakan urusan limbah makanan membuatnya terkejut & disebutnya menyedihkan.

“Bagaimana menghadapi krisis keamanan pangan, terutama di tengah dampak pandemi Covid-19, ” katanya seperti dilansir daripada South China Morning Post, Selasa (11/8).

Dia selalu menekankan perlunya meningkatkan pengawasan dalam daerah tersebut dan membangun mekanisme jangka panjang untuk menghentikan limbah makanan.   Selain itu, dia menyerukan kesadaran publik yang lebih baik dan promosi lingkungan baik harus lebih diintensifkan.

Sejak tahun lalu, Xi & para pemimpin puncak lainnya telah berulang kali menekankan pentingnya ketahanan pangan dan meyakinkan publik kalau negara tersebut memproduksi cukup bahan pangan untuk memberi makan satu, 4 miliar rakyatnya.   Menurut laporan bersama yang dirilis oleh WWF dan Akademi Ilmu Wawasan Tiongkok pada 2018, restoran dan kantin di Tiongkok menghabiskan kira-kira 18 juta ton makanan setahun atau sekitar 3 persen dari total produksi makanan negara itu. Laporan itu mengatakan limbahnya lulus untuk memberi makan hingga 50 juta orang.

Seorang peneliti di Sekolah Studi Universal S. Rajaratnam (RSIS) Singapura,   Zhang Hongzhou,   mengatakan kalau seruan terbaru dari Xi mewakili langkah lain oleh Beijing buat meningkatkan ketahanan pangan.

“Selain meningkatkan investasi dalam proyek pertanian di luar negeri, mendiversifikasi impor, dan membangun bisnis pertanian Tiongkok di seluruh dunia, menekan limbah makanan juga bisa menekan ketergantungan pada impor dan meningkatkan kekuatan pangan, ” kata Zhang.

Hu Xingdou, seorang ekonom independen yang berbasis dalam Beijing, mengatakan bahwa Tiongkok perlu mempersiapkan skenario terburuk di sedang perjuangannya melawan AS. Dan itu demi mencapai kemandirian penuh pada produksi pangan.

“Data resmi menunjukkan bahwa Tiongkok mengimpor sekitar 20 persen dari sediaan makanannya, tetapi beberapa akademisi memperhitungkan volume sebenarnya mungkin mencapai 30 persen, ” kata Hu.