Sepeda Rp 130 Juta Hilang Digondol Maling, Polisi: Ada Titk Nyata

Sepeda Rp 130 Juta Hilang Digondol Maling, Polisi: Ada Titk Nyata

Sepeda Rp 130 Juta Hilang Digondol Maling, Polisi: Ada Titk Nyata

JawaPos. com – Satreskrim Polres Tangerang Selatan bergerak cepat menangani pencurian sepeda ratusan juta yang dicuri dari kawasan perumahan elite Bintaro, Pondok Aren. Petugas pun langsung melakukan pengecekan letak pencurian tersebut.

Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Muharram Wibisono mengatakan anggota kepolisian telah melayani ke lokasi kejadian. Karena objek kehilangan sepeda yang nilainya tenggat ratusan juta rupiah. “Hari itu anggota melakukan pengecekan TKP ke lokasi pencurian yang dimana kematian sepeda dengan nilai cukup gede, ” ujarnya seperti dikutip PojokSatu. id (Jawa Pos Group), Rabu (19/8).

Dalam penelitian TKP itu, Muharram mengatakan, pihaknya mendapatkan titik terang pencurian roda mewah itu. Hal itu didasarkan pada keterangan saksi dan kira-kira bukti yang didapati di TKP. Kendati demikian, Muharram tak menyuarakan petunjuk atau titik terang dengan didapat di lokasi.

“Hingga saat ini kami dibanding penyidik Polres Tangsel masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Ada titik terang pengungkapan pelaku, ” katanya.

Sebelumnya, persekutuan pencurian sepeda beraksi di daerah perumahan mewah Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel). Tak kepalang tanggung, komplotan itu mencuri sepeda dengan harganya ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

Muri, 45, korban yang diambil sepedanya mengucapkan, peristiwa tersebut terjadi saat dirinya bersama penghuni rumah lainnya sedang melangsungkan ibadah salat subuh. “Sekitar jam 04. 55 WIB ada dua orang (pelaku), banyak warga yang salat subuh ke luar, jadi pintu tidak digembok, terbuka segini saja, ” ujar Muri, Rabu (19/8).

Muri menjelaskan adanya pencurian yang terjadi di rumahnya diketahui pihak anak atas laporan petugas keamanan perumahan tersebut berdasarkan kamera pengawas yang terpasang. “Pas buka CCTV memang terekam semua, mulai dari hadir, sampai lompat. Terus dia ke kiri sana mungkin mantau zaman, terus ke sini, ngambil langsung gowes, keluar gerbang dibuka gini, ” katanya.

Muri mengaku atas insiden tersebut dirinya harus merugi hingga ratusan juta rupiah. “Sepedanya jenis BMC warna merah, jenis road bike, harganya Rp 100 sampai Rp 130 juta, ” jelasnya.