Survei Charta Politika, Juliari Jadi Gajah Juara Penanganan Korona

Survei Charta Politika, Juliari Jadi Gajah Juara Penanganan Korona

Survei Charta Politika, Juliari Jadi Gajah Juara Penanganan Korona

JawaPos. com – Charta Politika menggelar survei terkait kinerja para menteri di kabinet Indonesia Maju. Juaranya adalah Kementerian Sosial (Kemensos), karena dianggap jadi lembaga paling sigap dan tanggap menghadapi pandemi Covid-19.

Berdasar survei yang digelar 6-12 Juli 2020 itu, kementerian dengan kini berada di bawah kepemimpinan Juliari Batubara itu dinilai berhasil melakukan aksi kerja nyata bertemu pandemi Covid-19, salah satunya dengan Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan diberikan kepada masyarakat yang tersentuh dampak dari wabah ini sesudah adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Banyak responden penerima BST dari Kemensos tangan. Program itu diakui memperpanjang nafas perekonomian dan berangsur memperbaiki kedudukan perekonomian rumah tangga yang tersentuh dampak Covid-19, ” kata Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya saat memaparkan hasil surveinya, Rabu (22/7).

Selain tersebut, untuk memastikan BST yang dikasih oleh Kemensos tersalurkan dengan indah, Menteri Juliari Batubara juga ikut turun ke lapangan untuk menyalurkan BST secara langsung, dan juga meninjau beberapa titik memastikan BST berjalan dengan benar.

Sementara itu, dalam survei ini juga Kemensos menjadi salah kepala kementerian yang dinilai paling aktif oleh responden. Kemensos berada pada urutan ketiga dengan dukungan 17, 2 persen. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Gugus Tugas Covid-19 atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masing berada di urutan perdana dan kedua dengan dukungan 33. 1 persen dan 21, 8 persen.

“Lembaga mulia negara atau kementerian yang paling aktif nomor 1 Kemenkes tentu saja, ini terkait dengan epidemi ini krisis ekonomi. Ini pandemi musibah kesehatan, ” jelas Yunarto.

Diketahui, survei tersebut digelar melalui wawancara telepon & melibatkan 2000 responden. Metode survei adalah simple random sampling dengan margin of error 2, 19 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Kriteria responden minimal 17 tahun atau memenuhi syarat menjelma pemilih di pemilu.