Arsenal vs Leicester City: Jangan Jika Mengusik Takhta King Vardy

Arsenal vs Leicester City: Jangan Jika Mengusik Takhta King Vardy

Arsenal vs Leicester City: Jangan Jika Mengusik Takhta King Vardy

JawaPos. com – Keran gol bomber Leicester City Jamie Vardy tertahan dalam angka 19 gol dalam 3 laga awal Premier League 2019–2020 pasca-restart. Tapi, ketika striker Arsenal Pierre Emerick-Aubameyang menyamainya, King Vardy –julukan Jamie Vardy– seolah nanap.

Vardy mengakhiri pacekliknya dan menambah dua gol zaman Leicester City menang 3-0 untuk Crystal Palace Minggu lalu (5/7). Lalu, bagaimana ketika Vardy harus berhadapan langsung dengan Auba zaman The Foxes –julukan Leicester City– menantang The Gunners –sebutan Arsenal– di Stadion Emirates dini hari nanti (siaran langsung Mola TV pukul 02. 15 WIB)?

Sebagaimana diberitakan Leicester Mercury kemarin (6/7), tactician The Foxes Brendan Rodgers dalam pre-match press conference menyebut bahwa King Vardy selalu termotivasi untuk membuktikan muncul setiap kali mendengar nama Arsenal.

Ya, setelah mendatangkan The Foxes juara Premier League 2015–2016, penyerang 33 tahun itu diisukan pindah ke Arsenal. Tapi, dia ternyata tetap bertahan dalam Belvoir Drive –sebutan markas pelajaran Leicester City. Ketika sosok Auba dari Arsenal kini menjadi pesaingnya dalam persaingan Golden Boot Premier League, motivasi Vardy makin berlipat.

”Di usianya masa ini, saya rasa tidak tersedia yang lebih membanggakan bagi Jamie (Vardy) selain memenangi gelar tersebut (Golden Boot Premier League, Red), ” kata Rodgers.

Vardy sejatinya sudah bangga pada brace-nya ke gawang Palace. Pokok, dia menjadi pemain pertama The Foxes era Premier League yang mengoleksi 100 gol. Dalam wawancara dengan The Athletic bulan berarakan, Vardy menyatakan bahwa peran Rodgers sangat besar untuk membantunya pasti memelihara produktivitas di Premier League musim ini.

”Brendan (Rodgers) hanya menyuruhku melakukan pressing ketat kepada bek lawan. Awak pikir hal itu membuang gaya. Tapi, nyatanya itu melatih insting gol saat aku melihat peluang sekecil apa pun, ” kata Vardy.

Di kurun pelatih Leicester City saat ahli liga, Claudio Ranieri, instruksi kepada Vardy adalah berlari saat menerima operan jarak jauh dengan menyandarkan sprint. Posisi King Vardy masa Ranieri juga banyak menyisir flank kanan atau kiri. Beda halnya dengan era Rodgers. ”Brendan ingin aku menjadi sosok pencari bola nomor satu di lini serangnya, ” imbuh Vardy.

Pada sisi lain, Auba kini mampu fokus mengejar posisi Vardy sesudah masa depannya di Arsenal menyongsong titik terang. Penyerang 31 tahun asal Gabon tersebut telah menganjurkan kode keras meneken kontrak gres bersama The Gunners kemarin.

Momen itu terjadi pada media sosial kala Gooners atau fans Arsenal meminta Auba berkedip seandainya membubuhkan tanda tangan persetujuan anyar di Arsenal. Pemain yang musim lalu meraih Golden Boot bersama duo Liverpool, Mohamed Lupa dan Sadio Mane, itu lalu berkedip dan tertawa.

Daily Mail menulis, Auba mengesahkan dengan kontrak baru berdurasi 3 musim atau hingga Juni 2023. Gaji Auba pun naik menjadi GBP 250 ribu (Rp 4, 51 miliar) per pekan.

Perkiraan Pemain

Arsenal (3-4-3): 26-Martinez (g); 20-Mustafi, 23-David Luiz, 31-Kolasinac; 2-Bellerin, 34-Xhaka, 8-Ceballos, 3-Tierney; 77-Saka, 9-Lacazette, 14-Aubameyang (c)
Pelatih: Mikel Arteta

Leicester City (4-5-1): 1-Schmeichel (g); 2-Justin, 6-Evans, 5-Soyuncu, 28-Fuchs; 17-Ayoze Perez, 26-Praet, 25-Ndidi, 8-Tielemans, 15-Barnes; 9-Vardy (c)
Pelatih: Brendan Rodgers

Wasit: Chris Kavanagh
Stadion: Emirates, London
Siaran langsung: Mola TV memukul 02. 15 WIB

Asian Handicap 0: 1/4