Belum Latihan, Pemain Asing Persebaya Tak Buru-Buru Balik ke Surabaya

Belum Latihan, Pemain Asing Persebaya Tak Buru-Buru Balik ke Surabaya

Belum Latihan, Pemain Asing Persebaya Tak Buru-Buru Balik ke Surabaya

JawaPos. com – Liga 1 musim 2020 kembali bergulir September mendatang. Tapi, tiga pemain ganjil Persebaya Surabaya masih berada di negara asalnya. Mahmoud Eid, Aryn Williams, dan David da Silva meninggalkan Surabaya sejak April berantakan.

Lantas, kapan itu kembali ke Surabaya? ’’Saya pula belum bisa memastikan. Lagi juga, kondisi (pandemi) juga masih laksana ini, ’’ kata pelatih Persebaya Aji Santoso saat dihubungi Jawa Pos. Pelatih 50 tahun tersebut tak mau buru-buru meminta pemainnya kembali. Toh, sampai saat tersebut, belum ada kepastian kapan pelajaran kembali digelar.

Persebaya Surabaya

Soal latihan, keputusan tak hanya ada di tangan Aji. ’’Saya juga harus komunikasi bertambah dulu dengan pihak manajemen. Menunggui arahan seperti apa, ’’ tambah bapak lima anak tersebut. Meski sudah ada kepastian kompetisi kembali digulirkan September nanti, menggelar pelajaran kudu dipertimbangkan masak-masak. Apalagi, Surabaya masuk zona merah Covid-19.

Meski begitu, Mahmoud Eid menyambut baik kepastian bergulirnya kembali Liga 1 2020. Apalagi, daripada awal, pemain berdarah Palestina tersebut memang ingin kompetisi dilanjutkan. Maklum, sebagai debutan di Liga 1, dia punya hasrat cukup agung bersama Persebaya. ’’Saya ingin menyusun bangga suporter dengan memberi mereka gelar juara (Liga 1), ’’ terang pemain 26 tahun tersebut kepada Jawa Pos.

Hanya, dia masih menunggu keyakinan dari pihak manajemen soal kapan harus kembali ke Surabaya. Teristimewa pula, bukan hanya pemain aneh yang meninggalkan Surabaya. Pemain lokal juga demikian. Hanya ada Patrich Wanggai, Oktafianus Fernando, serta angkatan asing Makan Konate yang tersedia di Surabaya. Sama dengan pemeran asing, pemain lokal belum tahu kapan harus kembali ke Surabaya.

Meski tidak berada di Surabaya, para pemain tentu berlatih secara mandiri. Mahmoud bahkan masih rutin berlatih dengan bekas klubnya, Nykopings BIS. ’’Saya kudu berlatih untuk menjaga kondisi agar tetap bagus, ’’ ucap pemain kelahiran 26 Juni 1993 tersebut.

Dalam satu minggu, dia bisa berlatih sampai 4 kali dengan Nykopings BIS. ’’Saya juga berlatih sendirian di gym dua kali dalam sepekan, ’’ imbuhnya.

Sejauh tersebut, kondisi pemain masih terus dipantau tim pelatih. Memang, pemain rutin melakukan latihan individu. Tapi, bagi Rendi Irwan, latihan tersebut tidak bisa membuat kondisi pemain oleh karena itu maksimal. Jika kompetisi kembali dimulai, Rendi berharap latihan bersama awak bisa segera dilakukan. ’’Karena kami sudah lama tidak latihan di lapangan, ’’ jelas pemain sah Klagen, Sukodono, Sidoarjo, tersebut.

Data HK